Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno siap mendapatkan suntikan vaksin perdana di Sumbar. Ia dijadwalkan menerima suntikan tanggal 14 Januari, selang sehari setelah Presiden RI Joko Widodo mendapatkan suntikan vaksin pertama di Indonesia.
''Tadi pagi rapat dipimpin oleh Mendagri, salah satu instruksinya adalah pelaksanaan pemberian vaksin tingkat nasional ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden dan 9 orang lainnya 13 Januari, kalau di tingkat provinsi dilakukan 14 Januari,'' kata Juru Bicara Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, Rabu (6/1).
Dia menjelaskan, pemberian vaksin pada tanggal tersebut dilakukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, Forkompinda, DPRD, Kepala Dinkes Sumbar, IDI, tokoh masyarakat atau MUI. Pemberian vaksin tersebut dilaksanakan agar masyarakat merasa tenang terhadap vaksin.
''Lokasinya belum disiapkan, masih sedang kita siapkan, nanti kita umumkan dimana lokasi pemberian vaksinnya,'' tukasnya.
Ia mengatakan, dengan diberikannya vaksin kepada Gubernur dan pimpinan di Sumbar karena ingin memotivasi masyarakat dan memberikan rasa aman, bahwa vaksin ini aman.
Nantinya usai pemberian vaksin kepada Gubernur akan dilanjutkan kepada tenaga kesehatan. Pemberian vaksin dilaksanakan di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Sumbar.
''Vaksinnya sudah sampai, sekarang sudah diamankan dengan ketat, nanti diberikan vaksin dilaksanakan di fasilitas kesehatan,'' pungkasnya.
Pemerintah memastikan ada empat merek vaksin yang akan digunakan dalam vaksinasi Covid-19. Untuk tahap awal, vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan pelayan publik. Penyuntikan perdana, dilaksanakan pada 13 Januari mendatang.
''Empat vaksinasi yang akan digunakan di antaranya Sinovac, Novavac, Astra Zeneca dan Pfizer. Pemberian pertama kali, setelah tenaga kesehatan dan pelayan publik, selanjutnya kepada masyarakat usia 18-59 tahun. Sementara untuk lansia di atas 60 tahun, menunggu informasi keamanan vaksin tersebut,'' jelas Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam Rakor Persiapan Vaksinasi dan Penegakan Perda Protokol Kesehatan se-Indonesia bersama Mendagri dan kepala BNPB secara virtual, Selasa (5/1).
Sementara dari Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan, penegakan Perda Protokol Kesehatan, seluruh kabupaten kota diharapkan untuk mengaktifkan kembali posko terpadu penanganan Covid-19. "Hal itu dilakukan, agar meningkatkan keterpaduan lintas pemangku kepentingan, guna percepatan perubahan perilaku masyarakat agar disiplin dalam menegakkan protokol kesehatan," jelasnya. (YH/OL-10)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved