Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
STATUS tanggap darurat bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diperpanjang selama 14 hari terhitung sejak 1 Januari sampai 14 Januari 2021.
Perpanjangan status tanggap darurat bencana tersebut ditetapkan dalam Surat Pernyataan Bupati No 360/766/2020. Surat pernyataan itu ditandatangani Bupati Sri Mulyani pada 31 Desember 2020.
Dasar perpanjangan status tanggap darurat bencana erupsi Gunung Merapi adalah surat Kepala BPPTKG No 523/45/BGV.KG/2020 tentang peningkatan aktivitas Gunung Merapi dari waspada (level II) ke siaga (level II).
Baca juga: Tanggul Sungai Gelis Kudus Segera Diperbaiki
Perpanjangan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi juga memperhatikan laporan pantauan BPPTKG tanggal 31 Desember 2020 bahwa aktivitas gunung yang terletak di antara Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta itu masih pada status siaga level III.
"Sebagai langkah mitigasi bencana guna melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak, saya menyatakan perpanjangan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi terhitung mulai 1 sampai 14 Januari 2020," ungkap Bupati Sri Mulyani.
Sementara itu, Humas BPBD Klaten Nur Tjahjono Suharto mengatakan, hingga Senin (4/1) malam, pengungsi warga kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi yang masih bertahan di pengungsian berjumlah 297 orang.
Pengungsi asal delapan dukuh di lereng Gunung Merapi itu ditampung di tempat evakuasi sementara (TES) Balai Desa Balerante dan Balai Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.
Menurut Nur Tjahjono, warga KRB III melakukan pengungsian sehari setelah BPPTKG menaikkan status aktivitas Gunung Merapi dari waspada (level II) menjadi siaga (level III) pada 5 November 2020.
BPPTKG menetapkan tiga desa, yaitu Balerante, Tegalmulyo, dan Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, masuk KRB III Gunung Merapi. Namun, warga Desa Sidorejo, hingga saat ini, belum ada yang mengungsi. (OL-1)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved