Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Rektor Universitas Nahdlatul Wathan (UNW), Mataram, TGH. Lalu M. Abdul Muhyi Abidin mengungkap kegembiraannya atas keberhasilan UNW Mataram meraih predikat ke III kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan perolehan hibah penelitian dan pengabdian masyararakat terbanyak pada 2020. Predikat ini diberikan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII.
"Alhamdulillah UNW Mataram telah membuktikan diri mampu menjadi PTS yang siap dan siaga mengabdikan diri sebagai institusi yang mengabdi dan berkhidmat untuk kemajuan bangsa dan negara," kata Muhyi di hadapan 456 wisuda mahasiswa Sarjana Strata-1 dan Program Diploma III ke- XXXI di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram, Rabu (23/12).
Rektor mengatakan, saat ini UNW Mataram telah mempunyai 9 orang kandidat doktor yang akan menyelesaikan studinya di berbagai perguruan tinggi baik di luar maupun dalam negeri. Oleh karena itu UNW Mataram akan menambahkan program Sarjana S1 Kesehatan, Profesi, dan Pasca Sarjana Sosial.
"Saat ini UNW Mataram sedang menyiapkan berkas untuk penambahan Prodi S1 Kesehatan, Profesi dan Pasca Sarjana Sosial karena saat ini sebanyak 9 kandidat doktor UNW Mataram sedang berjuang menyelesaikan studinya," paparnya.
Muhyi juga menitipkan pesan kepada para orangtua dan wali mereka yang tidak bisa mendampingi secara langsung prosesi wisuda kali ini terkait pandemi Covid-19. "Sampaikan salam permohonan maaf kami kepada para orangtua dan wali adik-adik sekalian terkait kendala pandemi ini sehingga tidak bisa menemani keberlangsungan acara wisuda kali ini. Teruslah berbakti kepada orangtua, agama, negara dan bangsa di manapun kalian berada,'' ujarnya.
Rektor meyakinkan seluruh peserta wisuda bahwa UNW Mataram merupakan kampus tempat bernaungnya keberkahan ilmu. Karena berkah dari pendiri UNW yang merupakan seorang ulama tersohor di tanah air bahkan dunia. "InysaAllah biiznillah semua barokah ilmunya dan hidupnya," katanya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda dan sivitas akademika UNW Mataram atas terlaksananya Wisuda ke XXXI .
"Prosesi wisuda yang dilaksanakan hari ini telah membuktikan UNW Mataram sebagai Perguruan Tinggi yang mampu terus berjalan di tengah Pandemi Covid-19," ungkapnya.
Nengah juga mengingatkan untuk peserta wisuda agar terus berupaya survive dan kreatif di tengah perkembangan dan tantangan zaman yang berubah begitu cepat. "Pesan saya jangan pernah takut, hari ini telah mengantarkan kalian untuk dua hal yakni, menerima pekerjaan atau menciptakan pekerjaan, teruslah berkarya dan berkontribusi, jika tidak dapat pekerjaan ciptakanlah pekerjaan," cetusnya.
Dalam kesempatan rapat senat rerbuka tersebut, hadir pula secara virtual, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, Raden Tuan Guru Bajang Kyai H. Lalu Gede M. Zainuddin Atsani. "Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah dinyatakan lulus, selepas ini kembalilah mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai pesan dan ketauladan dari pendiri UNW Mataram Ninikda Maulanasyaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid," ungkapnya.
Ketum PBNW juga mengingatkan kepada semua hadirin untuk meletakkan akhlak menjadi pondasi dalam melakukan suatu tindakan, karena menurutnya semua tindakan tanpa akhlak tidak akan berguna. "Sehebat apapun jika tidak didasari dengan akhlak yang baik tidak ada artinya. UNW Mataram ini mengajarkan akhlak yang baik untuk itu mari tebarkan kabaikan di masyarakat," ucapnya.
Peserta wisuda M. Khairul Fatihin, meyakini, UNW Mataram merupakan kampus yang berbeda dari yang lainnya. Menurutnya, selama ia mengenyam pendidikan di UNW Mataram, banyak hal yang berbeda dari perguruan tinggi lainnya.
"Saya mempunyai keyakinan siapapun yang menuntut ilmu di UNW Mataram maka dia mendapatkan keberkahan. Inilah kesan saya pertama masuk di UNW Mataram. Belajar di UNW Mataram sesungguhnya tersambungnya mata rantai keilmuan sampai Rasulullah SAW, saya berharap UNW Mataram menjadi universitas yang unggul sesuai dengan harapan kita bersama,'' ucapnya.
Fatihin juga merasa bangga telah lulus di perguruan tinggi yang didirikan oleh Ulama masyhur sekaligus Pahlwan Nasional dari NTB. Almaghfurlah Maulanasyaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid. "Tentu saya merasa bangga telah diwisudakan di kampus yang penuh keberkahan, di kampus yang didirikan oleh Pahlawan Nasional, Ulama besar," tandasnya.
Wisuda kali ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Darul Mujahidin Nahdlatul Wathan Umi Hj. Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid yang telah sepenuh ikhlas memperjuangkan cita-cita dari Ayahandanya TGKH M Zainuddin Abdul Madjid selaku pendiri UNW Mataram dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. (YR//OL-10)
Sebagai bentuk syukur dan bentuk nyata pengabdian masyarakat pihak Yayasan juga memberi 400 beasiswa bebas UKT kepada mahasiswa baru.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan kehidupan akan menguji sesuatu yang lebih dalam: kemampuan untuk tetap jernih ketika dunia menjadi gaduh.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
Sebanyak 28% lulusan Universitas Prasetya Mulya tercatat telah membangun usaha, baik berupa STEM-driven business maupun traditional business.
INDONESIA bersiap menorehkan babak baru dalam pengembangan ekonomi syariah dengan peluncuran Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum & Expo 2025.
Setelah sukses menggelar webinar di berbagai provinsi, Ganesha Operation (GO) juga menyelenggarakan webinar khusus untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Prabowo diminta PDIP untuk bekerja sebaik-baiknya untuk memimpin Indonesia.
Muktamar IDI tidak hanya mempertemukan para profesional medis dari seluruh negeri namun juga menjadi platform untuk diskusi dan berbagi pengetahuan.
Como gagal mencapai kesepakatan dengan Olympique Marseille (OM) untuk transfer penjaga gawang Spanyol Pau Lopez.
IBUNDA dari sorang hafiz Muhammad Naja Hudia Hafifurahman, Dahlia Andayani, mengembuskan napas terakhirnya pada Senin, 15 Juli 2024, pukul 07.56 Wita di RSUP Mataram NTB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved