Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mencegah penyebaran covid-19, Bupati Blora Djoko Nugroho mengeluarkan larangan pesta perayaan Natal dan Tahun Baru dan mulai Sabtu (19/12). Kabupaten Blora memberlakukan jam malam.
"Mulai Sabtu (19/12) besok kita berlakukan jam malam, seluruh kegiatan warga selain terkait dengan pekerjaan seperti kesehatan, keamanan, pelayanan umum dilarang pada malam hari," kata Bupati Bkora Djoko Nugroho, Rabu (16/12).
Selain diberlakukan jam malam, dalam rangka mencegah penyebaran covud-19 yang kian meluas, semua pihak terutama para pejabat di Blora untuk tidak merayakan pesta Natal dan Tahun Baru seperti sebelum pandemi.
"Saya sudah koordibasikan kepada semua pihak termasuk tokoh agama," ujarnya.
Bupati Djoko menjelaskab perayaan Natal dan malam pergantian tahun dilarang disertai pesta seperti tahun-tahun sebelumnya yang mengundang banyak orang karena rawan terjadi penyebaran covid-19.
"Untuk peribadatan Natal tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat," terang Djoko.
Saat ini Pemkab Blora telah memiliki satu unit alat uji usap covid-19 metode PCR yang baru saja dibeli dengan anggaran APBD Blora senilai Rp2,1 miliar. Alat tersebut berkapasitas 60 PCR per hari. Saat ini alat tersebut masih dalam proses pemasangan.
baca juga: Jelang Natal, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg untuk DIY
Selain pengadaan alat uji usap Covid-19, dalam waktu dekat rumah sakit DKT milik TNI AD yang ada di Blora, juga akan mendapatkan bantuan alat PCR dari Mabes AD.
"Alat PCR milik DKT ini nanti lebih besar kapasitasnya dari pada milik Pemkab Blora," imbuhnya. (OL-3)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
Kebakaran kembali terjadi tempat penampungan minyak mentah hasil pengeboran ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
BPBD Blora juga telah menurunkan petugas untuk terus memantau kondisi di dua kecamatan tersebut, terutama saat terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang.
Polisi akan mengundang tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat untuk mengklarifikasi secara terbuka bahwa RF tidak terbukti bersalah.
Lima santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Quran Al Maa'uun Blora yang hanyut dan tenggelam di Sungai Lusi seluruhnya ditemukan meninggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved