Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menyampaikan bahwa selain bersilaturahmi kehadirannya ke Simpang Teritip juga untuk berdiskusi sebagai langkah dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, yang ada di wilayah ini dengan memanfaatkan teknologi pengolahan perikanan.
Dalam forum diskusi dengan pihak Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel), para nelayan diajak untuk mendaftarkan alat dan prasarana yang dibutuhkan guna mendukung peningkatan produksi dari hasil laut.
Dengan adanya alat-alat yang diciptakan oleh Polman Babel itu diharapkan hasil produksi para nelayan dan UMKM yang selama ini diproduksi secara manual akan semakin meningkat dan memberikan nilai ekonomis yang ada.
Dari forum diskusi itu ada beberapa alat yang dibutuhkan nelayan yaitu, pembuat bubung nelayan dari bambu dan sejenis kawat anti korosi, alat pembuat pelet, alat pembuat garam laut, alat pengering ikan teri, penggiling ikan, dan alat pembuat kemasan.
Oleh Polman, hasil diskusi ini akan dijadikan bahan penelitian yang selanjutnya akan dibuat prototipe masing-masing alat sebelum diproduksi dan diserahkan ke masyarakat.
"Kehadiran kami bersama dengan pihak Dinas Kelautan Dan Perikanan Babel, Polman Babel dan BRI adalah untuk menaikkan derajat para Nelayan. Oleh sebab itu mari kita bersama-sama. Dengan kebersamaan apa yang ditawarkan ini pasti akan berhasil," tegas Gubernur
Pada kesempatan ini, Gubernur Erzaldi juga menyerahkan bantuan berupa 1 unit chest freezer kepada Usaha Pengolahan Ikan (UPI) Pempek Udang Yuk Yen Desa Belo Laut dan 1 paket rehabilitasi unit pengolahan ikan/rumah produksi yang merupakan kegiatan pengembangan sarana dan prasarana usaha pengolahan hasil perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020.
Hal ini dilaksanakan menindaklanjuti penandatanganan kesepakatan bersama untuk mendukung dan memfasilitasi peralatan dan pembiayaan Industri Kecil Menengah (IKM), yang dilakukan Pemprov Babel dengan Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) November lalu.
Saat menghadiri Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Para Nelayan dan Pemanfaatan Teknologi Pengolahan Perikanan serta, melakukan Penyerahan Bantuan kepada Kelompok Usaha Masyarakat di Pantai Air Nyatoh, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Senin (7/12/20) ini, Gubernur Erzaldi mendapat buah tangan berupa topi yang dibuat dari kulit ikan buntal dari Roaidi, 55, yang merupakan Ketua Kelompok Nelayan dari Desa Rambat.
Topi yang terbuat dari Kulit Ikan Buntal ini merupakan buatan tangan dari salah satu pengrajin di Desa Air Nyatoh.
Hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Babel, Dasminto; Direktur Polman Babel, I Made Andik Setiawan; Kepala Unit BRI Simpang Teritip, Agung Purnama; Kades Air Nyatoh; tokoh masyarakat; para nelayan; dan Kelompok Nelayan serta pelaku UMKM di Desa Air Nyatoh. (RO/OL-09)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved