Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat berupaya meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan/vokasi. Salah satunya dengan menggandeng City of Glasgow College, Britania Raya untuk mengembangkan pendidikan di bidang kemaritiman.
Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan letter of intent (LoI) yang dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (18/11). Acara itu juga disaksikan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins melalui tayangan virtual.
Baca juga: Prospek Pendidikan Vokasi Masa Depan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya serius dalam merevitalisasi SMK di Jawa Barat dengan mengembangkan kurikulum untuk menyelaraskan antara industri dengan sekolah menengah kejuruan (SMK). Selama ini, SMK mengalami berbagai persoalan yang kompleks, terutama menyangkut keprofesionalan dari lulusan yang dirasa masih kurang sehingga belum menjamin masa depan.
Hal itu terihat dari banyaknya lulusan SMK yang terserap di industri namun kurang mampu beradaptasi dengan lingkungan dan sarana prasarana yang ada di industri. "Sehingga tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi industri yang selaras dengan bidangnya, bahkan kurang tepat dalam mengoperasikan sarana yang sewajarnya dikuasai," kata Emil.
Oleh karena itu, Emil melihat sektor kemaritiman memiliki potensi yang besar jika ditunjang oleh kualitas sumber daya manusia yang baik. Pemilihan sektor pun sesuai dengan sejumlah pembangunan strategis yang ada di Jawa Barat.
"Pengembangan pelabuhan Patimban dan masa depan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana Metropolitan di Jawa Barat membuka kesempatan besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia di Jawa Barat," kata Emil.
Dia menjelaskan, Rebana Metropolitan menjadi kawasan metropolitan ketiga setelah kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dan Bandung Raya. Rebana Metropolitan diproyeksikan akan menyerap 4,3 juta tenaga kerja yang sangat diharapkan khususnya warga terdampak covid-19.
"Kalau lancar, Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Jabar sudah mencatat Rebana akan menyerap 4,3 juta lapanga kerja," katanya.
Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menunjang operasionalisasi kawasan tersebut. "Sehingga kami memilih bekerjasama dengan City of Glasgow College untuk pengembangan SDM sektor
kemaritiman," katanya.
City of Glasgow College dipilih mengingat predikatnya sebagai salah satu sekolah vokasi terbaik dunia, terutama dalam bidang pendidikan kemaritiman. Hal ini telah dibuktikan langsung oleh Emil saat tahun lalu berkunjung ke Glasgow, Inggris Raya.
"Jadi kita akan copy sistem vokasional di Glasgow yang sangat canggih dan mudah diadaptasi. Jadi percontohannya kita mau membuat SMK Maritim untuk mengantisipasi Patimban," katanya.
Melalui kerja sama itu, Emil berharap industri maritim Jawa Barat bisa mengadopsi keunggulan institusi pendidikan vokasi terbaik di dunia sehingga memiliki daya saing di industri global. "Kami berencana membuat politeknik atau sekolah vokasi maritim dan logistik di area Pelabuhan Patimban," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Sopandi mengatakan, pengembangan serta peningkatan kualitas pendidikan dan mutu lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja berawal dari ketersediaan guru yang berkualitas. Dengan begitu, menurutnya City of Glasgow College ini dapat digunakan sebagai salah satu rujukan untuk membangun kurikulum yang lebih adaptif terhadap dunia kerja dan industri bidang kemaritiman.
Nantinya, kata dia, program City of Glasgow College dikhususkan bagi SMK Negeri 1 Mundu Cirebon dan SMK kemaritiman lainnya yang ada di Jawa Barat. Program ini akan diikuti guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan pembina untuk pendidikan vokasi bidang kemaritiman serta siswa SMK bidang kemaritiman di lingkungan Jawa Barat.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik bidang kemaritiman sesuai dengan standar International Maritime Organization (IMO). Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia menyambut baik kolaborasi berkelanjutan.
Menurutnya ini penting untuk memastikan lulusan sekolah vokasi dapat memenuhi tuntutan industri. "Saya bangga dapat menyaksikan sebuah tonggak sejarah dalam hubungan Indonesia dan Inggris melalui kemitraan antara Jawa Barat dan City of Glasgow College dalam bidang pendidikan," ucapnya.
Hal inipun, tambah dia, menjadi bukti eratnya kedua negara dalam kerja sama pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia melalui pendidikan, inovasi, dan teknologi seperti yang dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo dalam sesuai dengan visi dan misinya. (BY/A-1)
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland  menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved