Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Sektor Pertanian Tetap Bertumbuh

(DD/JS/H-1)
06/11/2020 05:10
Sektor Pertanian Tetap Bertumbuh
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono (kanan) dan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria(DOK IPB )

DI saat pandemi covid-19 menekan laju perekonomian nasional, sektor pertanian menjadi penyelamat dan bertumbuh positif. Hal itu diungkapkan Rektor IPB University Arif Satria
di acara bertajuk Evaluasi Sektor Pertanian, yang digelar belum lama ini.

“Di antara 3 sektor besar, yaitu manufaktur, perdagangan, dan pertanian, hanya sektor pertanian yang bertumbuh positif dan meningkat pangsanya di era pandemi ini,” katanya.

Selain itu, subsektor yang memiliki pangsa terbesar terhadap PDB pertanian ialah perkebunan. Arif menjelaskan di era pandemi yang diikuti pangsa subsektor tanaman pangan
yang meningkat tajam ini, menunjukkan bahwa respons positif Kementerian Pertanian dalam menjaga ketahanan pangan.

Peran positif sektor pertanian juga bisa dilihat dari penyelamat kinerja ekspor. Dalam periode 2016-2018, pangsa ekspor pertanian turun, tetapi di era pandemi tahun ini justru meningkat. Subsektor perkebunan masih merupakan andalan utama ekspor. Subsektor tanaman pangan, sambung Arif, meskipun difokuskan untuk menjaga ketahanan pangan nasional, masih dapat memberi devisa dari kegiatan ekspor yang naik.

Hal lain yang mendorong peningkatan PDB ialah faktor penunjang, yaitu serapan kredit usaha rakyat, dari Rp31 triliun pada 2019 menjadi Rp44 triliun hingga Oktober 2020.

Sementara itu, untuk memperkuat ketahanan desa dalam menghadapi era pandemi ini, pelibatan masyarakat luas terus diintensifkan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Jawa Tengah, misalnya, mengadakan lomba jogo tonggo sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja
pemerintah desa dalam mendukung program penanggulangan covid-19.

Ketua tim Dispermades Dukcapil Jawa Tengah Joko Sulistyono mengatakan ada lima bidang kriteria yang wajib dipenuhi peserta lomba, yakni kesehatan, ekonomi, keamanan dan sosial, hiburan, serta inovasi desa. “Warga Desa Plawikan memiliki semangat gotong royong yang sangat tinggi. Itu menjadi modal utama dalam menangani pandemi covid-19,”
kata Joko saat verifi kasi di Desa Plawikan, Kabupaten Klaten. (DD/JS/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya