Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda wilayah Kabupaten Balangan dan Hulu Sungai Tengah di Provinsi Kalimantan Selatan akibat tingginya curah hujan yang turun di
wilayah tersebut. BMKG Kalsel memprediksi hujan dengan intensitas sedang dan tinggi masih akan melanda sebagian besar wilayah Kalsel dan berpotensi banjir.
Pantauan Media Indonesia, banjir melanda dua kabupaten di Kalsel itu sejak Sabtu (31/10) menyusul tingginya curah hujan yang turun.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Alive Yusfah Love, Minggu (1/11), mengatakan banjir melanda sejumlah daerah daratan rendah di 11 desa pada dua kecamatan yaitu Tebing Tinggi dan Awayan.
Baca juga: Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Bangka
Berdasarkan data BPBD Balangan, banjir dengan ketinggian rata-rata 1,5 meter hingga 2 meter merendam 622 rumah di tujuh desa di Kecamatan Tebing Tinggi.
"Curah hujan yang tinggi membuat sungai-sungai meluap dan merendam permukiman penduduk, jalan, dan fasilitas umum desa," tuturnya.
Adapun desa-desa di kaki Pegunungan Meratus yang terdampak banjir meliputi Desa Mayanau, Desa Gunung Batu, Desa Sungsum, Desa Juuh, Desa
Simpang Bumbu'an, Desa Simpang Nadung dan Desa Tebing Tinggi. Total warga yang terdampak banjir mencapai 670 keluarga atau lebih 2.000 jiwa.
Sementara banjir yang melanda empat desa di Kecamatan Awayan meliputi Desa Putat Basiun, Desa Pasar Awayan, Desa Badalungga dan Desa
Badalungga Hilir. Adapun jumlah warga yang terdampak banjir sebanyak 350 keluarga atau 1.500 jiwa.
Banjir juga melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sungai-sungai besar seperti Sungai Barabai, Sungai Batang Alai, Sungai Marangsang, Sungai Masiraan dan Sungai Haruyan mengalami kenaikan air muka hingga dua meter.
Bahkan beberapa obyek wisata di sekitar daerah aliran sungai dilanda banjir dan merusak fasilitas obyek wisata setempat. (OL-1)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved