Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Nana Suryana memastikan dua sirine peringatan dini tsunami di Kecamatan Labuan dan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, yang sudah lama tidak berfungsi, kini telah berfungsi seperti semula.
Dua sirine itu kembali berfungsi setelah adanya perbaikan oleh Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) pusat yang berkordinasi dengan BPBD Provinsi Banten beberapa waktu yang lalu.
"Ya, alhamdulillah sudah berfungsi kembali setelah adanya koordinasi antara BPBD Banten dengan BMKG pusat," kata Nana Suryana, di Serang, Kamis (1/10).
Nana mengatakan, sirine itu merupakan milik BMKG yang pengoperasiannya ada di BPBD, sehingga ketika terjadi gangguan maka BPBD tidak bisa memperbaiki secara langsung, hanya bisa berkordinasi dengan BMKG untuk segera diperbaiki.
"Apalagi sekarang kan sedang ramai terkait potensi terjadinya bencana alam gempa bumi yang disertai tsunami yang besar atau megathrust. Sebagai langkah antisipasi, kami segera melakukan kordinasi untuk perbaikan itu," katanya.
Untuk memastikan sirine itu berfungsi dengan baik, kata Nana, pihaknya juga sudah menguji coba dua sirine itu dari ruang kontrol yang berada di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Banten.
"Sudah kita coba, dan alhamdulillah bunyi. Radius suaranya kurang lebih sekitar 500 meter," kata Nana.
Disinggung terkait kondisi sirine yang berada di Pasauran, Kabupaten Serang, Nana mengatakan, masih dalam proses perbaikan dan akan terus mengupayakan seluruh alat yang berkaitan dengan kebencanaan akan kembali dioptimalkan agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Banten.
"Termasuk sosialisasi kepada masyarakat juga terus kita lakukan," katanya. (Ant/OL-12)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Tsunami dan megatsunami sering kali disalahpahami karena keduanya sama-sama melibatkan gelombang laut besar. Padahal, memiliki perbedaan yang sangat signifikan.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved