Kamis 03 September 2020, 19:53 WIB

Serangan Hama Wereng di Gresik Jadi Perhatian Kementan

Mediaindonesia.com | Nusantara
Serangan Hama Wereng di Gresik Jadi Perhatian Kementan

Dok. Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan serangan hama wereng tersebut tidak bisa dibiarkan.

 

PULUHAN hektare lahan pertanian di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Gresik, Jawa Timur, terancam gagal panen akibat serangan hama wereng. Para petani terpaksa melakukan panen dini pada tanaman padi yang masih berumur 75 hari sampai 80 hari agar terhindar dari kerugian. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan serangan hama wereng tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Para petani, kata dia, perlu menjaga lahan dari serangan hama wereng. 

“Hama wereng adalah ancaman serius buat pertanian yang bisa membuat petani mengalami gagal panen. Untuk itu, kepada para petani ayo kita jaga lahan kita. Para petani juga didorong untuk memanfaatkan asuransi yang ada,” kata Syahrul dalam keterangan, Kamis (4/9/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Sarwo Edhy juga mendorong para petani agar memanfaatkan asuransi petani. Menurut dia, asuransi adalah salah satu bentuk perlindungan dan mitigasi bencana sehingga sudah sangat tepat bila petani memanfaatkan hal tersebut.

“Asuransi adalah salah satu bentuk perlindungan dari mitigasi bencana khususnya yang menyebabkan gagal panen. Jadi, sangat tepat rasanya jika petani memanfaatkan asuransi untuk menjaga lahannya,” terangnya. 

Sarwo Edhy mengatakan, petani Gresik bisa memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi. Dana yang ada bisa digunakan untuk kembali menanam padi. 

“Yang pasti premi yang harus dibayarkan petani tidak besar. Namun, manfaat yang akan mereka dapat sungguh banyak. Petani bukan hanya terhindar dari kerugian akibat gagal panen, tetapi juga bisa kembali siap untuk menanam lagi lewat asuransi,” terangnya.

Data Dinas Pertanian Kabupaten Gresik mencatat untuk kecamatan Creme saja, serangan hama wereng sudah meluas hingga 46,5 hektare lahan. Dari luasan tersebut, sebagian sudah dilakukan panen secara dini, lantaran petani tidak ingin mengalami kerugian yang lebih banyak. (RO/A-3) 

Baca Juga

ANTARA

BPBD Cianjur Waspadai Pohon Tumbang, Puting Beliung, dan Gelombang Tinggi

👤Benny Bastiandy 🕔Minggu 28 November 2021, 21:50 WIB
ANGIN kencang menerjang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akhir-akhir ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun...
DOK PTAR

PT Agincourt Resources Sebar Ribuan Pohon Pada Peringatan HMPI 2021

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 28 November 2021, 21:35 WIB
PERINGATAN Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh setiap tanggal 28 November diisi PT Agincourt Resources (PTAR) dengan kegiatan...
ANTARA

Pasien Covid-19 Di Bengkulu Terus Berkurang

👤Marliansyah 🕔Minggu 28 November 2021, 21:05 WIB
Hingga saat ini, di Bengkulu tersisa empat pasien yang masih menjalani perawatan setelah 25 orang pasien dinyatakan sembuh pada Minggu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya