Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel dalam upaya memberantas praktik perdagangan narkoba di wilayah tersebut.
Polda Kalsel memusnahkan 229,9 kilogram barang bukti narkoba jenis sabu hasil pengungkapan kasus perdagangan narkoba yang melibatkan jaringan internasional.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengungkapkan pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas kinerja Polda dalam upaya memberantas dan memerangi narkoba.
Baca juga: 19 Warga Ternate Terjaring di Hari Pertama Operasi Masker
"Pemda memberikan penghargaan atas kinerja Polda dan semua pihak yang ikut mendukung perang terhadap narkoba ini. Penghargaan ini kiranya dapat menjadi motivasi kita semua," ungkap Gubernur yang hadir dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba, Rabu (2/9).
Menurut Sahbirin, pemusnahan 299,992 kilogram sabu ini dapat menyelamatkan ratusan ribu warga dari jerat narkoba.
Oleh karena itu Sahbirin mengajak seluruh stakeholder terkait, baik Legislatif, Pemda, Ormas/LSM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, media serta seluruh masyarakat memberikan dukungan dan support dalam memberantas peredaran narkotika di Kalsel.
Sebanyak 299,992 kilogram narkoba jenis sabu hasil pengungkapan kasus yang melibatkan jaringan internasional (Malaysia-Kaltara-Kaltim-Kalsel) dimusnahkan.
Kegiatan pemusnahan dilaksanakan di Lapangan Satpas Ditlantas Polda Kalsel km 21 Kota Banjarbaru.
Pemusnahan barang bukti ini dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta didampingi Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Iwan Eka Putra.
Selain gubernur kegiatan ini juga dihadiri Forkopimda dan instansi terkait lainnya termasuk empat tersangka berinisial S, AY, R dan A.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta menegaskan kejahatan narkoba merupakan salah satu kejahatan lintas batas negara
(Transnational Crime) yang saat ini mendapat atensi yang cukup besar dari Presiden RI dan Kapolri. Hal itu karena kejahatan narkoba menggunakan modus operasi yang tinggi, teknologi canggih dan didukung oleh jaringan organisasi yang luas.
"Perang terhadap kejahatan narkoba memerlukan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, tidak hanya BNN dan Polri, namun semua pihak harus turun tangan dan turut berpartisipasi serta meninggalkan ego sektoral untuk membantu melawan kejahatan narkoba," tutur Kapolda.
Dengan dimusnahkannya barang bukti sabu tersebut, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkoba sebanyak 2.999.920 jiwa. (OL-1)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved