Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PESANTREN diyakini mempunyai potensi ekonomi yang besar. Banyaknya pondok pesantren yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air dengan jumlah santri mereka yang banyak menjadi alasan utama prediksi tersebut.
Diungkapkan pendiri Hairul Anas Suaidi, pendiri Robot Biru, aplikasi pembayaran dan aktivitas bisnis lain berbasis internet, saat ini potensi ekonomi pesantren itu belum digarap dengan baik. Untuk saat ini, pihaknya di bawah naungan PT Edumatic Internasional baru menggandeng Pesantren Daarut Tauhid milik dai kondang Abdullah Gymnastiar.
Baca juga: Pesantren Telah Diakui Setara Pendidikan Formal
Anas menjelaskan, kerjasama dengan Daarut Tauhid ini dilakukannya dalam pengaplikasian ERP (erterprise resource planning) dan satellite system. Menurutnya, ERP merupakan sistem perencanaan dan pengendalian semua sumber daya perusahaan atau lembaga yang meliputi seluruh lini bisnis dan kegiatan.
"Mulai dari modul keuangan, manajemen SDM, hingga detail prosedur dan kontrol aktivitas usaha. Saat ini edumatic menyediakan banyak opsi implementasi pengelolaan digital," katanya di Bandung, Rabu (26/8).
Menurutnya cara itu tepat diterapkan di pesantren. Terlebih, kata dia, Daarut Tauhid merupakan pesantren yang mengimplementasikan Go Digital. Selain itu yayasan itu juga memiliki komunitas yang besar di Indonesia, bahkan di beberapa negara di Asia. Hal itulah yang menjadi pilihan PT Edumatic Internasional untuk menawarkan solusi dan inovasi yang komprehensif untuk manajemen bagi seluruh lini tanpa mengeluarkan biaya yang besar.
"Dana besar yang tadinya untuk alokasi sistem pengembangan ERP, lebih baik diarahkan ke pengembangan inovasi bisnis dan pemberdayaan ekonomi, masyarakat," kata Anas.
Dia berharap dunia pesantren di seluruh Indonesia segera Go Digital agar potensinya tidak menguap sia-sia. "Inovasi Robot Biru tidak memungut 1 sen pun dari pesantren untuk penggunaan sistem close loop economy yang potensinya sangat besar. InsyaAllah kita siap bekerjasama dengan ribuan pesantren di seluruh Indonesia," ucapnya. (BY/A-1)
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
Pesantren dipandang sebagai laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai kebangsaan, etika publik, dan tanggung jawab sosial.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved