Sabtu 22 Agustus 2020, 06:01 WIB

Humbang Hasundutan Menyambut Berkah

YP/DY/SS/N-3 | Nusantara
Humbang Hasundutan Menyambut Berkah

MI/Januari Hutabarat
Ilustrasi -- Petani di Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan memanen padi sawah miliknya ditengah pandemi covid 19

 

SELAIN Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas di Kalimantan Tengah, pemerintah juga menjadikan Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, sebagai kawasan lumbung pangan baru. Humbang Hasundutan diarahkan sebagai lumbung pangan hortikultura, yakni bawang merah, bawang putih, dan kentang.

Penetapan itu disambut Gubernur Edy Rahmayadi. Langkah awal telah dilakukan Kementerian Pertanian. “Ada 1.000 hektare lahan di Kabupaten Humbahas siap untuk menjadi kawasan food estate,” ungkap Edy, kemarin.

Luas lahan itu seperempat dari total lahan yang disiapkan di Kecamatan Pollung. Penanaman akan dilakukan di 9 blok.

Pengelolaan kawasan, lanjut Gubernur, akan dilakukan dengan teknologi pertanian modern untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

“Ini akan mendorong pembangunan akan berkembang sangat pesat, terutama untuk jalan, jaringan komunikasi, listrik, dan alat pertanian.”

Petani di daerah tersebut akan tetap menjadi subjek penting. Untuk mereka, akan diberi pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi pertanian.

Kementerian Pertanian juga membantu aspek-aspek teknis, di antaranya alat mesin pertanian berupa traktor besar, traktor mini, eskavator besar dan mini, serta traktor tangan.

Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mem- persiapkan pembangunan jalan-jalan dan irigasi. “Mulai 2021, kawasan food estate sudah terimplementasikan dan menjadi contoh untuk diterapkan di wilayah lain,” tandas Gubernur.

Kondisi berbeda dilaporkan dari Kalimantan Selatna. Dinas pertanian setem- pat menyatakan adanya perbedaan data lahan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

“Kami minta Kementerian Agraria dan Tata Ruang memperbarui data. Luas lahan pertanian belum masuk dalam perhitungan terkait produksi pertanian,” tutur Kepala Dinas Pertanian Syamsir Rahman. (YP/DY/SS/N-3)

Baca Juga

dok.Pemkab Kebumen

Bupati Kebumen Disomasi Warganya Karena Mengganti Nama Jalan

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 06:15 WIB
PASUTRI warga Kebumen menyampaikan somasi kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto terkait perubahan nama...
Antara

Usai Lari pagi, Wapres Datangi Nelayan Pulau Cangkir

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:45 WIB
Tak hanya menyapa, Ma’ruf dan Wury pun turut membeli ikan-ikan segar yang ditawarkan para...
Ilustrasi

78,68 Persen Warga Bangka Tengah Sudah Divaksinasi Dosis I

👤Ant 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:29 WIB
Ia mengatakan, dari 120.594 warga yang sudah divaksin, baru sebanyak 97.513 warga mendapatkan vaksin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya