Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pesawat bernomor registrasi PK-XNG ini dikenal dengan nama Gatotkoco. Setelah menempuh perjalanan darat yang panjang dan melelahkan, pesawat N250 Prototype Aircraft 01 (PA01) ini tiba di Lanud Adisutjipto Yogyakarta hari Jumat kira-kira pukul 04.30 WIB.
Pesawat pertama hasil dari Grand Strategy tahap tiga yang dicanangkan oleh BJ Habibie ini diserahkan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk melengkapi koleksi Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Jogjakarta.
Penyerahan Gatotkoco sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (SKEP) Nomor 284/VIII/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang Penugasan Penerimaan Hibah Pesawat PA01 N250.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma TNI Fajar Adriyanto, Jumat mengatakan pesawat bermesin turbopropeler ini cukup canggih.
"(Pesawat) bahkan telah menggunakan teknologi fly by wire, full glass cockpit with engine instrument and crew alerting system (EICAS), engine control with full autorithy digital engine control (FADEC), dan electrical power system with variable speed constant frequency (VSCF) generator yang biasa dipakai dalam pesawat tempur," papar Fajar.
Ia menambahkan pesawat N250 yang berarti dua mesin dan 50 tempat duduk ini pernah diperkenalkan dalam pameran internasional Paris Air Show di Le Bourget, Prancis
Pada 10 November 1994, prototipe N250 Gatotkoco, katanya, keluar dari hanggar (roll-out) ditarik 50 karyawan IPTN.
Setibanya di Lanud Adisutjipto, pesawat ini selanjutnya dibawa ke halaman museum.
Fajar menambahkan di Muspusdirla, pesawat ini akan di-display di halaman depan bersama 59 pesawat terbang yang bersejarah lainnya.
"Pesawat ini akan menempati lokasi yang saat ini untuk men-display pesawat Tempur Taktis OV-10 Bronco," tukas Fajar.
"Selama seminggu ke depan kami akan rakit kembali pesawat N250 ini agar bisa dinikmasi masyarakat," lanjutnya.
Terkait perjalanan panjang dari Bandung menuju Yogyakarta, Fajar mengungkapkan sayap dan aileron dilepas. Dua bagian tersebut diangkut terpisah dengan badan pesawat.
Iring-iringan panjang yang mengangkut pesawat ini meninggalkan Bandung pada Kamis dini hari. Gatotkoco harus menempuh perjalanan lebih dari 550 kilometer.
Baca juga: Perjalanan N250, Pesawat Pertama Indonesia Berakhir di Museum
Fajar menyebut perjalanan memang lancar meski sempat terhenti saat melintas gerbang tol Kalikangkung dan Semarang. "Kami memperhitungkan tinggi trailer dan muatan yang berupa badan pesawat bisa melewati gerbang tol. Namun, ternyata tidak," ujar Fajar.
Penyebabnya, imbuh Fajar, trailer dan muatannya terlalu tinggi beberapa centimeter. "Untuk mengatasinya, saat melintas gerbang tol, ban-ban trailer dikempiskan, hingga ketinggian berkurang," papar Fajar.
Setelah ketinggian berkurang, tambahnya, trailer dapat melewati gerbang tol. "Baru kami pompa lagi agar tekanan ban kembali sesuai dengan beban yang diangkut," ungkap Fajar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. "Perlu waktu tiga jam untuk bisa melintas," jelasnya.
Usai melintas di gardu paling kanan yang ukurannya lebih tinggi, truk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta.
Nama Gatotkoco, demikian yang tertulis di badan pesawat, bukan Gatotkaca diberikan oleh Presiden Soeharto.
Selain PA01, Presiden Soeharto juga memberi nama tiga pesawat sejenis, yakni Krincingwesi, Koconegoro, dan Putut Guritno. Nama-nama tersebut adalah nama lain (dasa nama) Gatotkoco.
Almarhum Ki Hadi Soegito (dalang kondang asal Kulonprogo) sempat mengkritik penamaan Krincingwesi. "Yang benar itu Trincingwesi, bukan Krincingwesi," katanya saat itu di sebuah seminar di Hotel Ambarrukmo, Yogyakarta. (OL-14)
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved