Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN dugaan penipuan berkedok investasi paket arisan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus berdatangan ke rumah terduga pelaku di Kampung Tipar Kaler RT 003/004, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur. Mereka tak hanya berasal dari Cianjur saja, tapi juga ada dari beberapa luar daerah, seperti dari Sukabumi maupun Bogor.
Polres Cianjur pun membuka posko pengaduan. Langkah itu dilakukan untukmempermudah serta mendata secara valid masyarakat yang menjadi korban.
Kapolres Cianjur, Ajun Komisaris Besar Juang Andi Priyanto, menjelaskan sejak dibukanya posko pengaduan, mulai banyak yang menjadi korban dugaan penipuan itu datang melaporkan. Juang juga mengaku sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut yang konon nilai investasinya mencapai miliaran rupiah.
"Sekarang kami sudah mulai menerima laporan pengaduan dari sejumlah korban dugaan penipuan. Keberadaan posko pengaduan ini untuk mengakomodir laporan," terang Juang kepada wartawan, Minggu (2/8).
Terduga pelaku diketahui berinisial HA alias Ani, 46. Modusnya, terduga pelaku yang menjabat sebagai Direktur Utama Hoki Abadi Jaya itu menawarkan berbagai investasi dalam bentuk arisan hewan kurban dan berbagai barang lainnya.
Baca juga : Polda Bali Amankan 12 Anak di Bawah Umur pada Aksi Balap Liar
Terduga pelaku berjanji akan menyelesaikan semua paket investasi yang dijanjikan pada Jumat (31/7). Namun terduga pelaku tidak kunjung merealisasikannya. Para korban pun akhirnya mendatangi rumah terduga pelaku meminta pertanggungjawaban.
"Tim khusus saat ini sedang mencari terduga pelaku. Kami imbau terduga pelaku agar kooperatif dengan petugas dengan segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Juang.
Plh Wakapolsek Cianjur Kota, Resor Cianjur, Iptu Deden Hermansyah, mengungkapkan pemasangan garis polisi di sejumlah aset milik terduga pelaku penipuan itu untuk menindaklanjuti laporan kepolisian yang dilakukan sejumlah korban penipuan. Terdapat tujuh bangunan dan empat unit kendaraan roda empat serta sejumlah aset lainnya yang dipasangi garis polisi.
"Kami (Polsek Cianjur Kota) mendampingi penyidik Satreskrim Polres Cianjur memasang garis polisi pada semua aset milik terduga pelaku," kata Deden.
Kuasa hukum korban, Basyir S, menyebut sudah melakukan pelaporan kepadakepolisian terhadap kasus yang dialami kliennya. Pengakuan kliennya, sebut Basyir, modus terduga pelaku dilakukan melalui sejumlah reseller yang menawarkan beragam arisan kepada warga.
"Kami serahkan seluruh proses hukumnya pada kepolisian," pungkas Basyir. (OL-2)
Saham tersebut justru dialihkan kepada anak Kariatun, yakni Jason Kariatun, tanpa persetujuan Andi Uci Abdul Hakim.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan investasi bodong, judi online, dan pinjaman ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Jawa Barat menduduki peringkat pertama untuk pengaduan layanan investasi ilegal melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) yakni sebanyak 1.850 kasus (21%)
Sejumlah korban telah mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk membuat laporan telah ditipu seorang pemilik usaha bulu mata
DIREKTUR Center Of Budget (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta pengadilan untuk memiskinkan pihak yang dianggap bertanggung jawab dalam kasus investasi bodong
Kesenjangan antara tingginya penggunaan layanan keuangan digital dan rendahnya pemahaman produk keuangan di kalangan anak muda Indonesia masih menjadi perhatian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved