Sabtu 11 Juli 2020, 10:05 WIB

Laris Manis, Layanan Klaim Jaminan Daring BP Jamsostek

Dwi Apriani | Nusantara
Laris Manis, Layanan Klaim Jaminan Daring BP Jamsostek

MI/Muhammad Zen
Petugas melayani peserta melalui bilik Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) di kantor BP Jamsostek, Cilandak, Jakarta, Jumat (19/6)

 

PANDEMI virus korona baru (covid-19) telah membuat sejumlah aktivitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat menjadi terkendala. Untuk itu, setiap perusahaan harus berinovasi untuk memberilakan pelayanan yang nyaman dan terbaik bagi konsumennya.

BP Jamsostek selama pandemi memberikan pelayanan berupa Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Fisik) dengan memanfaatkan teknologi informasi. Dengan demikian, para peserta tidak khawatir lagi dalam mendapatkan pelayanan klaim jaminan BP Jamsostek.

Baca juga: Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, Resmi Gugat UU Minerba

Deputi Direktur Wilayah BP Jamsostek Kanwil Sumbagsel, Arief Budiarto mengatakan, pihaknya menggencarkan pelayanan peserta dengan sistem daring, termasuk untuk klaim jaminan, sebagai upaya pencegahan covid-19 selama masa pandemi.

Bahkan, kata Arief, terdapat 33.941 antrean online untuk di Lapak Asik Sumbagsel selama periode 23 Maret sampai dengan 30 Juni 2020.

"Jumlah peserta yang dilayani secara online memang terus meningkat pada periode tersebut. Ini juga bagian dari upaya kami untuk tetap memberlakukan jaga jarak di masa pandemi," jelasnya.

Diakui Arief, pihaknya menerapkan tiga pola layanan dalam program Lapak Asik. Selain online klaim, ada pula kolektif perusahaan dan penerimaan berkas manual atau klaim offline. Untuk pengajuan klaim manual sebanyak 21.029 klaim dan 407 klaim kolektif.

"Kita secara tidak langsung diarahkan untuk mengubah mekanisme layanan agar beralih menjadi online atau tanpa kontak fisik dengan menyediakan beragam kemudahan," ujarnya. Pihaknya pun memastikan layanan online yang disediakan BP Jamsostek tetap mengusung keamanan dan kerahasiaan data peserta.

Arief menambahkan, sejak diberlakukannya protokol Lapak Asik dan layanan One to Many, BP Jamsostek mengonfirmasi terjadinya peningkatan jumlah peserta yang mendapat pelayanan. Sementara itu, BP Jamsostek Kanwil Sumbagsel telah membayar jaminan hari tua atau JHT senilai Rp647,73 miliar hingga Semester I/2020.

"Klaim jaminan, termasuk JHT, saat ini telah dipermudah dengan layanan daring. Selama periode 25 Juni 2020, kami sudah membayarkan santunan JHT untuk 66.275 kasus. Ada yang dilayani secara daring seiring kita masih menghadapi pandemi covid-19," pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

MI/Akhmad Safuan

Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Pekalongan yang Sulit Surut

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 21 Januari 2021, 10:00 WIB
Banjir yang terjadi sejak Senin (18/1) tersebut merendam puluhan desa/kelurahan di sebagian besar kecamatan bagian hilir. Sedikitnya 5.075...
DOK IKP KOMINFO BABEL

Fasilitas Lengkap, Rumah Sakit Covid-19 Babel Mulai Beroperasi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:40 WIB
Rumah sakit ini akan melayani masyarakat yang terinfeksi Covid-19, dari kondisi ringan hingga kondisi berat. Tentu saja, pelayanan...
Dok Humas Basarnas Bandung

Tanah Relokasi Korban Longsor Sumedang Boleh Dibangun Permukiman

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:28 WIB
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Surya Tjandra izinkan izinkan tanah relokasi longsor Sumedang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya