Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi yang terjadi di Jepara, Jawa Tengah berkekuaran 6.1 SR pada Selasa (7/7) tidak dirasakan oleh warga Jepara, bahkan di dekat titik gempa di Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.
Gempa bumi terjadi di Jepara Tepatnya di koordinat 6,12 lintang selatan dan 110,55 bujur timur pada pukul 05.54 WIB. Laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menyebutkan gempa berkekuatan 6.1 SR pusat di 53 kilometer barat laut dengan kedalaman 578. Bahkan warga di wilayah terdekat dengan pusat gempa yakni Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara juga tidak merasakan getaran gempa. Ditambah belum ada laporan dampak yang ditimbulkan pada peristiwa tersebut.
Seorang warga tidak jauh dari pantai Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara Hadi Priyanto,60 mengatakan meskipun ramai diberitakan namun warga tidak merasakan adanta gempa pagi ini.
"Warga yang bangun dari subuh tidak merasakan, kami malah kaget ramainya pemberitaan," kata Hadi
Hal serupa diungkapkan Warsono,49, warga dan nelayan di Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Jepara yang wilayahmya terdekat dengam pusat gempa. Selain tidak merasakan gempa yang dimaksud, kondisi perairan di sekitar gugusan pulau ini tidak berubah.
baca juga: Gempa 6,1 SR Guncang Jepara, Jateng
"Warga di Pulau Parang ini juga masih tetap beraktivitas seperti biasa, karena tidak merasakan apa-apa dan tidak ada perubahan di sini," kata Warsono.
Demikian juga diungkapkan Nur Hidayat, anggota DPRD Jepara di Pecangaan, Jepara mengaku tidak merasakan adanya gempa pagi ini. Bahkan ia telah memonitoring wilayah rawan di kabupaten pantura ini, tapi belum axa laporan dampak gempa tersebut.
Warga di sepanjang pantai Jepara, lanjut Nur Hidayat, juga tidak merasakan adanya gempa tersebut.
"Saya malah heran karena di Jepara tidak terasa aa-apa, tapi khabarnya dirasakan di daerah lain," ujarnya. (OL-3)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1) pukul 08.20 WIB.
Latihan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi digelar SMPN 1 Lembang bekerja sama dengan Relawan Penanggulangan Bencana Lembang (RPBL).
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
Sekda Provinsi Jateng turun langsung mengawal proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang lereng gung Lawu.
Selain hujan ekstrem, wilayah terdampak berada pada Sub DAS Penakir, bagian hulu Sub DAS Gintung, dengan kondisi lereng agak curam hingga sangat curam
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved