Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi yang terjadi di Jepara, Jawa Tengah berkekuaran 6.1 SR pada Selasa (7/7) tidak dirasakan oleh warga Jepara, bahkan di dekat titik gempa di Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.
Gempa bumi terjadi di Jepara Tepatnya di koordinat 6,12 lintang selatan dan 110,55 bujur timur pada pukul 05.54 WIB. Laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menyebutkan gempa berkekuatan 6.1 SR pusat di 53 kilometer barat laut dengan kedalaman 578. Bahkan warga di wilayah terdekat dengan pusat gempa yakni Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara juga tidak merasakan getaran gempa. Ditambah belum ada laporan dampak yang ditimbulkan pada peristiwa tersebut.
Seorang warga tidak jauh dari pantai Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara Hadi Priyanto,60 mengatakan meskipun ramai diberitakan namun warga tidak merasakan adanta gempa pagi ini.
"Warga yang bangun dari subuh tidak merasakan, kami malah kaget ramainya pemberitaan," kata Hadi
Hal serupa diungkapkan Warsono,49, warga dan nelayan di Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Jepara yang wilayahmya terdekat dengam pusat gempa. Selain tidak merasakan gempa yang dimaksud, kondisi perairan di sekitar gugusan pulau ini tidak berubah.
baca juga: Gempa 6,1 SR Guncang Jepara, Jateng
"Warga di Pulau Parang ini juga masih tetap beraktivitas seperti biasa, karena tidak merasakan apa-apa dan tidak ada perubahan di sini," kata Warsono.
Demikian juga diungkapkan Nur Hidayat, anggota DPRD Jepara di Pecangaan, Jepara mengaku tidak merasakan adanya gempa pagi ini. Bahkan ia telah memonitoring wilayah rawan di kabupaten pantura ini, tapi belum axa laporan dampak gempa tersebut.
Warga di sepanjang pantai Jepara, lanjut Nur Hidayat, juga tidak merasakan adanya gempa tersebut.
"Saya malah heran karena di Jepara tidak terasa aa-apa, tapi khabarnya dirasakan di daerah lain," ujarnya. (OL-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved