Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, menyatakan jika realisasi pendapatan asli daerah (PAD) mengalami penurunan. Target pendapatan diturunkan 26 persen dari hasil refocusing anggaran karena Covid-19.
Kepala Bapenda Karawang, Hadis Herdiana menyebutkan dari target yang ditetapkan setelah refocusing anggaran yakni sebesar Rp680,11 miliar dan realisasi pendapatan baru mencapai Rp270,47 miliar pertanggal 16 Juni 2020.
"Jadi karena PSBB, ada ratusan pengusaha yang melaporkan jika usahanya tidak buka," ungkap Hadis, Senin (22/6).
Sementara itu, lanjut Hadis, realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp77,26 miliar dari target Rp168,26 miliar. Lalu untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) realisasinya mencapai Rp32,78 miliar dari target Rp195,6 miliar.
Sedaangkan untuk pajak lainnya seperti penerangan jalan umum (PJU), realisasi mencapai Rp102,84 miliar dari target Rp207,76 miliar. Kemudian, pajak restoran realisasinya Rp39,75 miliar dari target Rp 74,61 miliar. Realisasi dari pajak hotel sebesar Rp6,71 miliar dengan targetnya Rp11,24 miliar. Pajak hiburan realisasinya Rp4,40 miliar dari terget Rp8 miliar.
"Kami berharap agar bidang usaha segera berjalan kembali dengan prosedur kesehatan covid-19. Sebab itu juga mempengaruhi pajak daerah," katanya.
Akan tetap Hadis meyakini, kondisi keuangan pendapatan daerah Kabupaten Karawang akan tercapai melihat kondisi perekonomian yang akan diterapkan melalui adaptasi kebiasaan baru. (OL-13)
Baca Juga: Mendagri Ingatkan Masyarakat Covid-19 Belum Selesai
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa.
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri panen raya padi di Karawang, Jawa Barat, sekaligus menyampaikan pengumuman resmi mengenai capaian swasembada beras nasional 2025.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut agenda tersebut diharapkan menjadi simbol keberlanjutan swasembada beras nasional.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Pemprov Bengkulu meneken MoU pemanfaatan potensi pertanahan untuk pengembangan daerah. Identifikasi awal lahan eks-hak diperkirakan 20 ribu hektare.
Setelah stagnan selama lima tahun, target tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 4 miliar, turun dari target 2025 yang mencapai Rp4.637.073.350.
Adapun target PAD dari Bapenda pada 2024 berada di angka Rp2,6 triliun, sedangkan 2025 targetnya naik menjadi Rp3,3 triliun.
Tahun ini target retribusi ditetapkan sebesar Rp8.675.512.000. Per 24 Desember 2025, realisasinya sudah mencapai sebesar Rp8.685.774.000.
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved