Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan erupsi Gunung Merapi memiliki ketinggian kolom 6.000 meter dari puncak pada pukul 09.13 WIB, Minggu (21/6). Adapun erupsi kedua terjadi selang 14 menit kemudian.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, mengatakan berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 328 detik.
“Saat erupsi pertama terjadi, BPPTKG memonitor arah angin menuju barat. Sedangkan pada erupsi kedua, amplitudo termonitor 75 mm dan durasi 100 detik. Tinggi kolom saat erupsi kedua ini tidak teramati,” jelas Raditya dalam keterangan resmi, Minggu (21/6)
Baca juga: Gunung Merapi Erupsi, Wilayah Magelang Diguyur Hujan Abu
Dari pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, sebaran hujan abu vulkanik erupsi Gunung Merapi hingga pukul 10.40 WIB, melanda delapan kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Srumbung dengan intensitas cukup deras, Kecamatan Dukun dengan intensitas ringan dan Kecamatan Sawangan dengan intensitas ringan.
Berikut, Kecamatan Salam dengan intensitas ringan, Kecamatan Muntilan dengan intensitas ringan, Kecamatan Ngluwar dengan intensitas ringan, Kecamatan Mungkid dengan intensitas ringan dan Kecamatan Borobudur dengan intensitas ringan.
“Beberapa desa terpantau abu vulkanik turun cukup deras, seperti di Desa Kemiren, Srumbung dan Banyuadem,” tutur Raditya.
Sementara itu, Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) atau notifikasi penerbangan menunjukkan kode warna merah. Notifikasi merujuk pada erupsi yang terjadi pada pukul 09.13 WIB dan 09.27 WIB.
Baca juga: Dua Kali Erupsi Gunung Merapi Hanya Berjarak Sekitar 14 Menit
“Warna merah atau red berarti ketinggian letusan sudah lebih dari 6.000 meter di atas permukaan laut,” imbuhnya.
Raditya menyebut Gunung Merapi berstatus level II atau waspada sejak 21 Mei 2018. Dengan status tersebut, BPPTKG mengimbau masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif.
“Masyarakat juga diharapkan untuk mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak. Selain itu, tidak ada aktivitas manusia pada radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi,” pungkasnya.(OL-11)
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Target penanaman satu juta pohon bukan sekadar angka, melainkan gerakan besar untuk membangkitkan kepedulian warga terhadap pelestarian Merapi.
Selain penanaman pohon di 50 hektar kawasan TNGM, pihaknya juga akan melakukan kajian terkait pemulihan ekosistem di lokasi-lokasi bekas penambangan liar.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan telah terjadi Awan panas dengan jarak luncur 1,1 kilometer, Rabu (18/9) pagi.
Survei dari platform layanan akomodasi RedDoorz menunjukkan bahwa berlibur ke luar kota lebih diminati dibandingkan dengan staycation,
SEJAK Minggu (2/6) kemarin pukul 18.00 WIB hingga Senin (3/6) pukul 06.00 WIB, Gunung Merapi memuntahkan lava hampir setiap jam.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved