Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SUSAH sinyal selular dan internet saat menggelar ujian online, membuat sekolah terpaksa mengumpulkan siswa dalam beberapa kelompok untuk disebarkan ke beberapa titik lokasi yang memiliki sinyal internet. Seperti yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Demon Pagong, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur. Akibat kesulitan sinyal internet, ratusan siswa yang mengikuti ujian online terpaksa dibagi dalam beberapa kelompok untuk disebarkan ke berberapa titik lokasi di sejumlah desa yang bersinyal di sekitar lokasi sekolah mereka.
Sebanyak 118 siswa kelas 10 dan Kelas 11 di SMAN 1 Demon Pagong dikumpulkan dalam 8 titik yang memiliki sinyal di sejumlah desa yang ada di sekitar lokasi sekolah agar bisa mengikuti ujian online. Adapun 8 titik yang memiliki sinyal internet yaitu dua titik di Desa Lewokluok, satu titik di Desa Lewomuda, Desa Lamika, Desa Blepanawa, Desa Bama, Desa Kawalelo, dan Desa Watotikaile. Para siswa dikumpulkan dan disebarkan di beberapa titik di desa ini agar bisa mengakses internet untuk mengikuiti ujian online. Setiap kelompok, 10 hingga 20 siswa.
Kepala SMAN 1 Demon Pagong, Didimus Leon saat dikonfimasi Senin (15/6), mengakui langkah tersebut diambil untuk mengatasi kesulitan sinyal di sekolah mereka agar ujian online tetap digelar. Sekolah mengumpulkan siswa dalam beberapa kelompok untuk disebarakan ke sejumah titik yang memiliki sinyal internet.
"Kami memang kesulitan sinyal internet di sekolah ini. walapun sudah ada bantuan komputer dan perangakt server serta tapi sinyal internet sulit. Sehingga kami terpaksa harus mengumpulkan siswa dalam beberapa kelompok, karena di sekitar sekolah ini ada beberapa desa yang ada sinyal internet. Jadi kami bagi siswa dalam beberapa kelompok untuk disebarkan ke beberapa titik di sejumlah desa yang ada sinyal. Siswa bisa ikut ujian online di beberapa titik lokasi sinyal itu. Mudah-mudahan ada perhatian pemerintah agar sinyal internet bisa segera terpasang di sekolah ini," kata Didimus.
baca juga: Pasien Sembuh di Maluku Utara Bertambah
Sementara itu salah seorang siswa peserta ujian Kelas 11 SMAN 1 Demon Pagong, Gregorius Pama Tukan, mengaku berkumpul dengan beberapa teman mereka di salah satu titik lokasi sinyal di Desa Blepanawa untuk mengikuti ujian online. Ia berharap agar ke depannya bantuan sinyal internet bisa segera terpasag di sekolah mereka agar tidak harus berkumpal dan dibagi dalam beberapa kelompok.
"Saya dan beberapa teman, kami kumpul di titik ini yang ada sinyal untuk ikut ujian online. Teman-teman yang juga dikumpulkan di beberapa titik lainnya yang ada sinyal. Kami dibagi dalam beberapa titik yang ada sinyal agar bisa mengakses internet saat ujian online nanti. Kami berharap sinyal internet bisa segera terpasang di sekolah kami agar aktivitas sekolah secara online bisa berjalan lancar," harap Gregorius. (OL-3)
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
DALAM dunia yang kian terhubung dan kompleks, keberagaman bukan lagi sekadar realitas sosial, melainkan juga sebuah keniscayaan historis dan antropologis.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
BEBERAPA pekan setelah pembagian rapor, suasana sekolah biasanya dipenuhi senyum lega.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved