Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien positif covid-19 di Kota Pematangsiantar meningkat drastis. Hal itu dilaporkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pematangsiantar.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Pematangsiantar Daniel Siregar, Jumat (29/5), mengatakan pasien positif covid-19 meningkat drastis dibandingkan hari sebelumnya.
"Pasien positif covid-19 di Pematangsiantar meningkat drastis dari hari sebelumnya yakni bertambah 6 orang sehingga saat ini menjadi 13 orang," katanya.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Kalsel Diprediksi Tembus 1.000 pada Awal Juni
Dijelaskannya, meningkatnya jumlah pasien positif covid-19 di Kota Pematangsiantar akibat adanya penambahan 2 pasien warga Kecamatan Siantar Marihat, 3 pasien warga Kecamatan Siantar Utara, dan 1 pasien meninggal dunia dari Kecamatan Siantar Barat.
Pasien positif covid-19 yang terkonfirmasi telah menjalani perawatan di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar sebanyak 9 pasien, 1 pasien dirawat di Rumah Sakit (RS) Martha Friska Medan, 1 pasien di RSUD Tuan Rondahaim Pematang Raya, dan 1 pasien di RSUD Perdagangan, Kabupaten Simalungun.
Daniel menambahkan pasien positif covid-19 yang dinyatakan sembuh berjumlah 7 orang. Sementara pasien yang telah meninggal dunia bertambah satu orang sehingga berjumlah 3 orang. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved