Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
CURAH hujan tinggi belakangan ini menyebabkan wilayah Kecamatan Bayung Lencir, khususnya Dusun V RT 24 Pal Bintang atau Dusun Tebing Merana Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, terdampak dengan meluapnya Sungai Medak. Akibatnya, sedikitnya 35 kepala keluarga (KK) terdampak dari luapan Sungai Medak tersebut dan mengharuskan mereka mengungsi sementara ke desa tetangga dan rumah keluarga terdekat.
Melihat kondisi tersebut, Forkopimcam Bayung Lencir dari jajaran Kecamatan, Danramil, dan Polsek di Bayung Lencir responsif menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
"Hari ini kami salurkan sebanyak 40 paket sembako untuk mereka yang terdampak, saat ini warga yang terkena imbas sudah mengungsi dan difasilitasi," ungkap Camat Bayung Lencir, Akhmad Toyibir.
Baca Juga: Bupati Muba Minta Camat dan Lurah Antisipasi Longsor dan Banjir
Dikatakan, jajaran Forkopimcam juga memberikan edukasi kepada warga agar selalu waspada terhadap bahaya banjir dan menghimbau agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta tetap semangat menjalani ibadah puasa walaupun ditengah bencana banjir dan pandemi Covid-19.
"Warga merasa sangat bersyukur dan berterimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan," terangnya.
Ia meminta, agar instansi terkait untuk bisa memberikan tambahan bantuan sesuai dengan kebutuhan warga. "Kami harap agar Dinas terkait dapat memberikan bantuan tambahan," ungkapnya.
Baca Juga: Empat Kecamatan di OKU Selatan Terendam Banjir
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengucapkan keprihatinan atas musibah yang dirasakan warga Dusun V RT 24 Pal Bintang atau Dusun Tebing Merana Desa Mekar Jaya. "Semoga diberi ketabahan, saya berharap air segera surut agar warga bisa kembali ke rumah masing-masing," harapnya.
Dodi meminta, agar Dinas terkait untuk turut berkontribusi memberikan bantuan tambahan sesuai yang dibutuhkan warga terdampak banjir. "Inventarisir kebutuhan mereka, segera salurkan bantuan tambahan menyesuaikan kebutuhan mereka," pungkasnya. (DW/OL-10)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved