Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Mahuroi (anak Sungai Kahayan) di Desa Tumbang Mahuroi, pedalaman Kabupaten Gunung Mas, Kalimangan Tengah, dengan menelan sejumlah korban jiwa.
Informasi yang dihimpun di Kuala Kurun, Minggu menyebutkan curah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah di Kecamatan Damang Batu tersebut sejak Jumat (17/4) malam hingga Sabtu (18/4) dini hari diduga menjadi pemicu banjir bandang.
Kejadian ini membuat warga yang tinggal di bantaran sungai harus menyelamatkan diri ke lokasi yang aman. Belum diketahui kronologis hingga banjir bandang tersebut menyebabkan sejumlah warga menjadi korban.
Baca Juga: Puluhan Rumah Terendam Banjir di OKU Timur
Informasi masyarakat, ada tiga warga meninggal dunia akibat peristiwa banjir bandang tersebut, dan tiga korban lainnya belum berhasil ditemukan. Namun berkaitan dengan jumlah pastinya korban masih simpang siur.
Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia belum bisa memberi keterangan lebih rinci terkait kronologis dan jumlah pasti warga yang menjadi korban banjir bandang ini karena pihaknya masih bekerja di lokasi kejadian.
Lokasi kejadian memang cukup jauh dari ibu kota kabupaten. Terlebih dengan kondisi hujan saat ini membuat petugas harus meningkatkan kewaspadaan saat di perjalanan. “Kami ada menerima informasi itu. Sejauh ini tim kami sedang melakukan pengecekan ke lokasi kejadian,” kata Rudi.
Baca Juga: Ratusan Rumah di Kalijaga Cirebon Terendam Banjir
Kapolres Gunung Mas juga mengimbau kepada masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan sungai agar meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi datangnya banjir susulan. "Harus tetap waspada, untuk mengantisipasi dan menghindari kemungkinan terburuk," kata Rudi Asriman.
Akibat kejadian ini, masyarakat masih waspada. Masyarakat khawatir terjadi banjir bandang susulan karena hujan diperkirakan masih berpotensi terjadi sehingga bisa saja kembali memicu sungai meluap.
"Hingga saat ini petugas masih melakukan pencarian korban di lokasi kejadian. Perkembangan kondisi di lapangan secepatnya akan disampaikan kepada masyarakat," kata Kapolres. (Ant/OL-10)
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved