Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TERJADI perbedaan mencolok data kasus covid-19 antara daerah, provinsi dan nasional. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menduga ada data daerah yang melompat ke pusat hingga terjadi pembengkakan.
Pemantauan Media Indobesia Rabu (15/4), warga di Jawa Tengah hingga saat ini dibuat bingung dengan munculnya data yang berbeda antara daerah, provinsi dan tingkat nasional menyangkut jumlah kasus covid-19. Namun hingga kini belum dapat dipastikan data sesungguhnya.
Perbedaan data kasus antara daerah, provinsi dan nasional yang terjadi saat ini, diperkirakan adanya perbedaan sumber data di pemerintah. namun masing-masing pihak mengaku kevalidan data yang ditampilkan baik dalam keterangan langsung maupun melalui daring.
Secara nasional mengutip keterangan Juru Bicara Pemerintah Covid-19 Achmad Yurianto pasien positif di Jawa Tengah per Selasa (14/4) bertambah 75 orang menjadi 278 pasien atau meningkat dari sebelumnya 203 kasus.
Namun dara terbaru dari Dinas Keseharan Jawa Tengah maupun Tanggap Covid-19 Jawa Tengah hingga Rabu (15/4) pukul 06.30 WIB tercatat kasus positif korona di provinsi ini baru mencapai 208 kasus dengan 140 orang dirawat, 32 pasien sembuh dan 36 meninggal.
Baca juga: PDP Covid-19 di Klaten Kini 12 Orang, 2 Positif
Hal berbeda dengan data ditampilkan Kota Semarang baik data dinas kesehatan maupun melalui laman siagacorona.kotasemarang.go.id jumlah pasien sembuh di daerah ini mencapai 29 orang, namun data dari Provinsi Jawa Tengah menyebut bahwa pasien sembuh di kota yang dipimpin Hendrar Prihadi baru 15 orang.
Demikian untuk data meninggal, Pemkot Semarang mencatat sebanyak 18 pasien positif korona di kota ini sebanyak 18 orang, tetapi data dari Dinas Keseharan Jateng maupun laman corona.jatengprov.go.id mencatat jumlah meninggal di Kota Semarang 16 orang.
"Data yang kami punya sudah terverifikasi, seharusnya provinsi ambil data dari kami sehingga datanya sama," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi perbedaan data tersebut mengaku bahwa data yang dimiliki oleh Pemrov Jateng sudah benar sehingga dapat menjadi patokan, apalagi melalui laman corona.jatengprov.go.id warga dapat mengakses langsung kondisi sebaran covid-19 di sekitarnya.
"Saya juga kaget ketika nasional mengumumkan per tanggal 14 kemarin angka kasus covid-19 Jateng melonjak bertambah 75 kasus hingga capai 278 kasus," kata Ganjar Pranowo.
Setelah mendapatkan kabar itu, demikian Ganjar, tim pendataan langsung diminta lakukan validasi kembali. Namun diduga ada beberapa data dari kabupaten dan kota yang delay atau melompat ke pusat.
"Silakan akses melalui data kami," imbuhnya. (A-2)
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 menjelang Tahun Baru Imlek.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
KOTA Semarang dinilai memiliki posisi strategis serta kesiapan teknis untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.
Warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin dengan rakit swadaya setelah jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir.
BBWS Pemali Juana Kementerian PU menyebut sedimentasi di Banjir Kanal Barat dan Timur Semarang mengkhawatirkan karena meningkatkan risiko banjir.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved