Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SEBANYAK 11 kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim) terendam banjir lupan Sungai Bengawan Jero serta adanya curah hujan yang tinggi, Minggu (12/4).
Ke-11 kecamatan itu yakni , Kecamatan Lamongan, Deket, Modo, Kedungpring, Kalitengah, Turi, Sukodadi, Karangbinangun, Tikung, dan Kecamatan Kembangbahu.
Dari 11 kecamatan itu, baru Kecamatan Kali Tengah yang terdata. Sedangkan, 10 kecamatan lainnya masih dalam proses pendataan. ‘’Ya baru laporan dari Kecamatan Kali Tengah yang masuk,’’ kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Lamongan, Jannata SM, Minggu (12/4) petang.
Menurut dia, banjir ini terjadi sejak Jumat (10/4) dan berlangsung hingga saat ini. Untuk dampak banjir di Kecamatan Kali Tengah ini terdapat 391 rumah, jalan desa dan dusun sepanjang 5,4 kilometer (km), dan jalan antarkecamatan sepanjang 1,2 km. Bnajir juga, kata dia, mengenangi sejumlah fasilitas umum dan tempat ibadah.
Antara lain, sebuah masjid, 3 mushola, 15 gedung SMU, 15 gedung SMP, 1 puskesmas pembantu serta dua gedung sekolah tingkat dasar SD serta dua unit gedung TK. Tinggi genangan berkisar antara 15 cm-20 cm.
Belum diketahui berapa luasan sawah dan areal pertambakan yang terendam banjir akibat curah hujan tinggi ini. Termasuk, angka kerugian materi yang diakibatkan bencana tersebut. ‘’Pendataan masih terus dilakukan pada masing-masing kecamatan,’’ tambah Jannata.(OL-2)
Abdul Muhari pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Rusaknya ekosistem hulu DAS Citarum secara signifikan meningkatkan bencana banjir di daerah-daerah di sekitar wilayah Bandung, terutama di Bandung Selatan.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Menko PMK Pratikno menyampaikan pemerintah serius dalam melakukan penanganan banjir Jabodetabek secara terpadu lintas Kementerian dan Lembaga.
Sebagai respons terhadap bencana tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi para korban bencana banjir.
Cuaca ekstrim yang menyebabkan hujan deras hingga banjir tersebut mengakibatkan 768 gardu distribusi terdampak, sehingga terpaksa dipadamkan sementara demi keselamatan warga.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved