Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
TIGA kelurahan dan dua desa di Kecamatan Kota Kabupaten Sampang, Jawa Timur, tergenang banjir. Banjir berasal dari luapan Kali Kemuning akibat hujan lebat di kawasan hulu.
Tiga kelurahan dan dua desa yang tergenang itu antara lain Kelurahan Dalpenang, Kelurahan Rongtengah dan sebagian wilayah Kelurahan Gunung Sekar, serta Desa Pasean dan Gunung Madah.
Menurut warga, air Kali Kemuning mulai meluap sejak Kamis (9/4) dini hari. Selain menggenangi kawasan permukiman dan persawahan, air juga menggenangi ruas jalan utama di jantung kota.
"Sejak dini hari air sudah mulai meluap dan menggenangi jalan utama, terutama di persimpangan Jalan Imam Bonjol," kata Ali Shanhaji, warga Kelurahan Rongtengah.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Mohammad Imam, mengatakan luapan air Kali Kemuning terjadi akibat hujan deras di Kecamatan Robatal dan Kedundung yang menjadi hulu sungai.
"Sejauh ini genangan tidak terlalu tinggi, namun kami terus memantau perkembangannya," kata Imam.
Berdasar pengamatan di wilayah hulu, diperkirakan genangan tidak akan meninggi dan banjir tidak akan berlangsung lama. Kecuali jika kembali turun hujan di wilayah hulu dan bersamaan dengan pasangnya air laut.
"Kami berharap tidak kembali turun hujan di tiga kecamatan yang menjadi hulu Kali Kemuning, yakni Kedundung Robatal dan Omben," kata Imam. (OL-13)
Abdul Muhari pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Rusaknya ekosistem hulu DAS Citarum secara signifikan meningkatkan bencana banjir di daerah-daerah di sekitar wilayah Bandung, terutama di Bandung Selatan.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Menko PMK Pratikno menyampaikan pemerintah serius dalam melakukan penanganan banjir Jabodetabek secara terpadu lintas Kementerian dan Lembaga.
Sebagai respons terhadap bencana tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi para korban bencana banjir.
Cuaca ekstrim yang menyebabkan hujan deras hingga banjir tersebut mengakibatkan 768 gardu distribusi terdampak, sehingga terpaksa dipadamkan sementara demi keselamatan warga.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved