Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Solidaritas Warga Bantu Penyembuhan Keluarga Positif Covid-19

Depi Gunawan
08/4/2020 13:45
Solidaritas Warga Bantu Penyembuhan Keluarga Positif Covid-19
Warga Kompleks Cipageran Asri, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jabar, membantu kebutuhan keluarga positif Covid-19(MI/Depi Gunawan)

SOLIDARITAS warga Kompleks Cipageran Asri, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat ini patut dicontoh. Disaat sebagian besar warga menjaga jarak sosial dengan orang terjangkit virus korona (Covid-19),  mereka justru memberikan perlakuan yang sangat baik kepada tetangganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

M yang tinggal bersama istri dan kedua anaknya di kompleks tersebut, saat ini tengah menjalani isolasi mandiri setelah dia dinyatakan positif korona. Bukannya takut, warga sekitar malah menyemangati mereka agar bisa kembali beraktivitas normal, warga juga menjamin kebutuhan pokok bagi keluarga M selama masa isolasi.

M mengaku tumbuh semangatnya dan terharu melihat perhatian yang diberikan tetangganya. Berkat tetangganya pula lah, M serta keluarganya lebih termotivasi sembuh dari Covid-19.

"Jujur, saya kagum dan sangat terharu dengan perlakuan mereka untuk keluarga saya. Kami sangat senang karena warga sekitar sangat baik dan tidak mengucilkan orang seperti kami," kata M, di rumahnya, Rabu (8/4).

Keluarga itu sudah delapan hari menjalani isolasi mandiri di rumah. Walau tidak memiliki gejala, M dinyatakan positif Covid-19 sementara istrinya dan kedua anaknya negatif Covid-19 atau hanya berstatus orang dalam pengawasan (ODP).

Dengan mengenakan masker, suami istri itu juga masih bisa menemui tetangganya walaupun hanya sampai teras rumah untuk menerima bantuan makanan.

"Kegiatan di rumah masih seperti biasa, istri suka memasak di dapur. Saya sendiri kadang berolahraga dengan anak-anak di halaman rumah untuk membunuh rasa bosan," ujarnya.

Ketua Forum Cipageran Asri, Yuli Setio Indartono menuturkan, awalnya warga sekitar panik, bahkan ada yang sampai mengungsi ketika mendengar kabar salah seorang tetangganya positif Covid-19. "Awalnya warga memang cemas, karena belum ada kejelasan informasi," ucapnya.

Secara perlahan, lanjut dia, mereka diberikan pengertian jika memang benar ada yang salah satu warga terkena korona, tetapi orang tersebut bukanlah untuk ditakuti dan dikucilkan.

Setelah warga mengerti, jelas Yuli, pihaknya lalu memberikan masukan kepada keluarga M agar berbesar hati menerima kondisi yang dihadapi dan memintanya untuk mengisolasi diri sesuai anjuran dokter.

"Baru setelah itu, warga pun mulai menerima dan mengerti kondisi yang dialami keluarga itu. Sedikit demi sedikit, warga sukarela membantu, dari mulai penyemprotan disinfektan hingga menyediakan kebutuhan pokok untuk keluarga tersebut," kata Yuli. (OL-13)

Baca Juga: Pemeriksaan Covid-19 Masih Terkendala Alat dan SDM

Baca Juga: Peran Menko PMK Dinilai Minim Dalam Tanggani Covid-19



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya