Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
WALIKOTA Tegal Jawa Tengah Dedy Yon Supriyono, menyampaikan bahwa pemudik asal Kota Tegal jumlahnya relatif sedikit. Nmaun, Kota Tegal merupakan magnet bagi daerah sekitarnya seperti Kabupaten Brebes, Tegal dan Pemalang. Daerah tersebut merupakan pintu masuk virus korona atua Covid-19 bagi daerahnya.
"Apalagi menjelang Lebaran banyak warga sekitar Kota Tegal seperti Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang datang ke Kota Tegal untuk berbelanja. Kita tahu selama ini Kota Tegal dikenal sebagai Kota Magnet yang banyak didatangi warga di luar Kota Tegal," ujar Dedy, di halaman Pendapa Ki Gede Sebayu, Komplek Balai Kota Tegal saat pertemuan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tegal, Selasa (7/4)
Dedy menyebut kalau warga yang datang ke Kota Tegal sehat tidak masalah, kalau ternyata terkena korona atau carrier berpotensi menularkan. "Ini tolong jangan diremehkan," ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut Pemkot Tegal, mulai menerapkan kebijakan menggelar rapat atau pertemuan di luar ruangan sambil berjemur. Keputusan itu diambil Dedy untuk menjaga imunitas dan kebugaran para aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tegal di tengah pandemi virus korona.
Menurut Dedy, saat ini sudah banyak perantau yang mudik lebih awal. Namun, jika dibandingkan pemudik di Kabupaten Brebes jumhlanya sangat jauh. "Bandingkan pemudik Kota Tegal hanya 5 ribu orang dengan Kabupaten Brebes yang katanya pemudiknya sudah mencapai 50 ribu orang," ucap Dedy.
Dedy mengaku khawatir pada pertengahan April hingga akhir Mei, Kota Tegal akan ramai pengunjung dari daerah lain, meski ada pembatasan akses jalan. "Apalagi menjelang Lebaran banyak orang yang datang ke Kota Tegal untuk berbelanja," tandasnya. (OL-13)
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terus Menguat, BI Optimistis target tercapai
Baca Juga: Puskesmas Kejaksaan Cirebon Buka Pelayanan Daring
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved