Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PENUTUPAN seluruh jalur pendakian dan wisata alam di Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat hingga kini masih diberlakukan. Penutupan yang sebelumnya diberlakukan hingga 31 Maret, diperpanjang karena belum meredanya wabah Covid-19.
"Penutupan sementara seluruh lokasi wisata alam dan jalur pendakian di Taman Nasional Gunung Ciremai dilanjutkan sampai dengan batas waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut," ungkap Humas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC). Agus Yudantara, Selasa (7/4).
Perpanjangan penutupan dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran virus korona baru (Covid-19). Terlebih Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, yang berada kawasan Gunung Ciremai, telah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.
Untuk mencapai puncak Gunung Ciremai bisa melalui emapt jalur pendakian. Yaitu jalur pendakian Palutungan, jalur pendakian Linggarjati dan jalur pendakian Linggasana yang ada di Kabupaten Kuningan.
Selain itu masih ada lagi jalur pendakian Apuy yang ada di Kabupaten Majalengka. Sedikitnya ada 64 obyek wisata alam yang berada di wilayah TNGC, baik yang masuk wilayah Kabupaten Kuningan maupun Kabupaten Majalengka. (R-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved