Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Tasikmalaya< Jawa Barat masih berstatus kejadian luar biasa (KLB) korona (Covid-19). Dari tujuh orang positif Covid-19, satu orang sembuh dan satu meninggal dunia.
Juru bicara Krisis Center Covid-19 Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengakui terjadi lonjakan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di wilayahnya.
"ODP naik setiap hari sekitar 786 dan yang telah selesai 198 orang yang masih pemantauan 588 orang. ODP paling banyak dari para pemudik yang datang dari zona merah, seperti Jakarta dan daerah lainnya," ujar Uus yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya ini, Senin (6/4)
Pihaknya, jelas dia, tetap berupaya memutus maata rantai penyebaran Covid-19. Karena itu, meminta warga Tasikmalaya dimanapun berada tidak pulang kampung dulu. Menunggu situasi wabah membaik.
"Tahan dulu keinginan pulang kampung, sayangilah ibu bapak dan keluarga di Tasikmalaya jangan sampai tertular korona. Mari kita saling mendoakan semoga keadaan segera normal," ujarnya.
Pemkot Tasikmalaya meminta agar warga selalu mengenakan masker saat keluar rumah. Tidak berkerumun dulu, selalu jaga jarak karena penyebaran virus tersebut bukan dari udara tapi melalui kontak manusia.
Dinas Kesehatan, lanjut dia, terus berupaya agar pasien yang positif Covid-19 dan PDP, hasilnya bisa negatif. Sample mereka semuanya sudah dikirim ke laboratorium, tapi belum ada hasilnya.
"Kami sudah mengirimkan sample lima pasien positif Covid-19 untuk dilakukan uji Swab di Bandung, dan mudah-mudahan itu hasilnya negatif. Karena sebelumnya mereka telah melakukannya dengan rafid test meski dari mereka sekarang masih di ruang isolasi," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Kabar Buruk, Tingkat Radiasi di Sekitar Chernobyl Melonjak
Baca Juga: PAN Copot Mulfachri dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved