Senin 06 April 2020, 12:58 WIB

Kabar Buruk, Tingkat Radiasi di Sekitar Chernobyl Melonjak

Nur Aivanni | Internasional
Kabar Buruk, Tingkat Radiasi di Sekitar Chernobyl Melonjak

AFP
Wisatawan melihat New Safe Confinement (NSC), kubah logam yang membungkus bekas reaktor di Chernobyl, Ukraina, 15 Agustus 2019.

 

UKRAINA telah melaporkan lonjakan tingkat radiasi di zona terlarang di sekitar Chernobyl, tempat kecelakaan nuklir terburuk di dunia, yang disebabkan oleh kebakaran hutan.

"Ada kabar buruk, radiasi di atas normal di pusat kebakaran," kata Yegor Firsov, kepala layanan inspeksi ekologi negara Ukraina di laman Facebooknya pada Minggu (5/4), seperti dikutip dari The Guardian pada Senin (6/4).

Baca juga:Restoran yang Tutup di Spanyol Kirim Makanan bagi Petugas Medis

Di dalam unggahan tersebut termasuk sebuah video dengan alat pengukur radiasi ionisasi, Geiger, menunjukkan radiasi 16 kali di atas normal. Firsov mengatakan bahwa api telah menyebar ke sekitar 100 hektare hutan.

Kiev telah mengerahkan dua pesawat, sebuah helikopter dan sekitar 100 petugas pemadam kebakaran untuk melawan api, yang berkobar pada Sabtu dan menyebar lebih dari 20 hektare di kawasan berhutan dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl.

Pada Minggu pagi, api tidak tampak terbakar dan tidak ada peningkatan radiasi yang terdeteksi di udara, kata layanan darurat dalam sebuah pernyataan.

Namun, layanan mengatakan pada Sabtu bahwa peningkatan radiasi di beberapa daerah telah menyebabkan "kesulitan" dalam memadamkan api, sementara menekankan bahwa orang yang tinggal di dekatnya tidak dalam bahaya.

Baca juga:Miris, Jasad Korban Covid-19 Tergeletak di Jalanan Ekuador

Chernobyl mencemari sebagian besar wilayah Eropa ketika reaktor keempatnya meledak pada April 1986, dengan wilayah di sekitar pembangkit listrik yang terkena dampak paling parah.

Orang tidak diperbolehkan tinggal dalam jarak 30 kilometer (18 mil) dari pembangkit listrik tersebut.

Tiga reaktor lainnya di Chernobyl terus menghasilkan listrik sampai pembangkit listrik itu akhirnya ditutup pada tahun 2000. Kebakaran biasa terjadi di hutan dekat pembangkit listrik yang tidak digunakan itu. (The Guardian/Nur/A-3)

Baca Juga

AFP

WHO: Peninjauan Hidroksiklorokuin Rampung Pertengahan Juni

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 27 Mei 2020, 09:09 WIB
"Keputusan akhir tentang bahaya, manfaat atau kurangnya manfaat hidroksiklorokuin akan dibuat setelah bukti itu ditinjau oleh Dewan...
AFP/Odd Andersen

Jerman Perpanjang Jaga Jarak Sosial Hingga Akhir Juni

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 27 Mei 2020, 08:37 WIB
Aktivitas berkumpul maksimal 10 orang di tempat umum diizinkan namun sebisa mungkin warga tetap melakukan kontak dengan sedikit orang...
AFP/ ASHRAF SHAZLY

PBB Bahas Bantuan Keuangan Untuk Negara Miskin Terdampak Covid-19

👤Antara 🕔Rabu 27 Mei 2020, 05:44 WIB
Mohammed mengatakan bahwa tawaran oleh G20 dan kreditor Klub Paris untuk menunda pembayaran utang bilateral resmi untuk negara-negara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya