Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Medan membantu kebutuhan beras warga tidak mampu di tengah tekanan ekonomi akibat pemberlakuan status darurat wabah korona.
Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, dirinya telah mengeluarkan edaran bagi seluruh warga agar tetap berada di rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kebijakan tersebut telah berdampak terhadap warga kurang mampu yang tidak memiliki penghasilan tetap.
"Karena itu kami memberi bantuan berupa beras sebanyak 5 kg kepada masyarakat Kota Medan," ujarnya, Minggu (5/4).
Beras itu dibagikan kepada masyarakat yang mengalami total loss income (kehilangan penghasilan).
Mereka yang diprioritaskan menjadi sasaran bantuan ini di antaranya pengemudi becak motor, pedagang kecil di sekolah dan pedagang keliling.
"Kami sudah menginstruksikan jangan dibagikan jika tidak masuk kriteria tersebut. Seperti penerima PKH atau penerima bantuan sosial dari Kemensos, mereka sudah memiliki jatah masing-masing, jadi tidak diberikan lagi," terangnya.
Pemkot Medan mengalokasikan 890 ton beras dalam program bantuan ini. Yang mana masing-masing kepala keluarga (KK) mendapatkan 5 kg beras.
Lebih jauh dituturkan, pembatasan sosial skala besar sebenarnya sudah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Medan.
Contohnya, imbauan untuk tetap berada di rumah, tidak kumpul-kumpul serta tidak mengikuti atau membuat keramaian (social distancing).
Dan kemudian imbauan penerapannya lebih tegas lagi, yakni melalui physical distancing.
Pemkot Medan juga sudah meminta para perantau yang berencana mudik atau kembali ke Medan, untuk sementara mengurungkan rencananya sampai satu bulan ke depan.
"Ini adalah bentuk dari pembatasan sosial skala besar yang tengah di lakukan Pemkot Medan," ujarnya.
Meski demikian dia memastikan stok bahan pokok dan kebutuhan logistik lain bagi warga masih tersedia dengan harga relatif stabil.(OL-2)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved