Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA beberapa desa di Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi diresahkan ulah dua ekor harimau Sumatera yang berkeliaran di luar habitatnya di hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Berdasarkan informasi yang didapatkan Media Indonesia, kedua ekor harimau dengan panjang badan hampir dua meter terlihat berkeliaran di
perladangan dan di tepi jalan raya di Desa Muaraemat, Kecamatan Batang Merangin.
"Iyo, ado dua ekor yang berkeliaran semenjak tiga hari lalu. Sudah dilaporkan pihak berwenang. Mudah-mudahan bisa ditemukan dan digiring
kembali masuk habitatnya oleh petugas yang kompeten dari Balai TNKS," kata Ardi, warga Muaraemat, Minggu (5/4).
Kepala Seksi Balai TNKS Wilayah Satu Nurhamidi kepada awak media membenarkan adanya laporan soal berkeiarannya dua ekor harimau di
sekitar wilayah Muaraemat.
Kini pihaknya, bersama beberapa anggota sudah turun ke lokasi. Dibantu tim BKSDA dari jambi, sebut Hurhamidi, kedua ekor harimau akan diupayakan untuk dikembalikan ke dalam hutan TNKS. (OL-13)
Baca Juga: Imbas Covid-19 Ribuan Karyawan Hotel di Lombok Barat Dirumahkan
Baca Juga: Jika tidak Dilanjutkan, Liga Primer Inggris akan Didenda Rp15,3 T
BBKSDA Riau telah memasang dua unit kamera trap guna mengidentifikasi hewan liar.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi harimau yang sempat viral bahwa ada isu pakan harimau diambil oleh petugas di Ragunan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklarifikasi kabar beredar yang menyebut harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang viral di media sosial adalah miliknya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas kebutuhan pakan harimau peliharaannya yang saat ini dititipkan di Ragunan.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun memastikan satwa tersebut tetap mendapatkan pakan yang cukup dan berada dalam pengawasan.
Jika harimau dan macan tutul muncul di kebun, jalan raya, bahkan hotel, itu pertanda mereka terpaksa keluar dari hutan untuk bertahan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved