Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Baru Tiba dari Zona Merah, Puluhan Warga Desa Cibadak Diisolasi

Benny Bastiandy
31/3/2020 15:50
Baru Tiba dari Zona Merah, Puluhan Warga Desa Cibadak Diisolasi
Wabah virus korona atau Covid+19(AFP)

APARATUR pemerintah Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, mengultimatum warga yang baru datang dari luar daerah wajib lapor dan mengisolasi diri selama 14 hari. Pasalnya, saat ini diketahui terdapat
sejumlah warga tiba di wilayah tersebut dari zona merah Covid-19.

Kepala Desa Cibadak, Elan Hermawan, mengatakan berdasarkan laporan sementara dari RT dan RW, terdapat sekitar 20 orang warga Desa Cibadak yang kedapatan baru datang dari luar daerah. Untuk mengantisipasi berbagai
kemungkinan yang terjadi, saat ini warga tersebut diimbau mengisolasi diri.

"Sesuai arahan, jika dilaporkan terdapat warga yang baru datang dari luar daerah, terutama dari zona merah Covid-19, mereka harus langsung mengisolasi diri selama 14 hari," terang Elan, Selasa (31/3).

Selama masa isolasi, kata Elan, semua warga tersebut dilarang bepergian. Kondisi kesehatan mereka pun terus dipantau tim kesehatan.

"Kami masih terus mendata jumlah warga yang baru datang dari zona merah. Mudah-mudahan di wilayah kami tidak ada kasus yang mengkhawatirkan," ucapnya.

Berbagai upaya terus dilakukan pihak Desa Cibadak mencegah penyebaran Covid-19. Satu di antaranya penyemprotan disinfektan yang dilakukan di setiap RT dan RW.  "Untuk penyemprotan disinfektan dilakukan per RT," terang Elan.

Pihak desa membantu menyiapkan jas hujan yang dijadikan sebagai alat peindung diri (APD) bagi petugas penyemprot disinfektan. Sejauh ini anggaran pembelian jas hujan dialokasikan dari kantong pribadi.

"Untuk jas hujan, sementara ini kami anggarkan dari pribadi dulu," kata Elan.

Elan mengaku anggaran dari dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD) belum cair. Sejauh ini yang baru cair baru Siltap dan tunjangan.

"Kalau dianggarkan dari DD atau ADD tentu kita harus mengubah APBDes. Kemarin sudah kami bahas bersama-sama perubahan APBDes ini. Kalau nanti anggaran sudah masuk, kami berharap bantuan untuk APD bisa dilakukan merata ke semua wilayah," tandasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial, mengatakan setiap desa bisa menggunakan dana desa yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Regulasinya sudah diatur dalam
Surat Edaran dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

"Surat edaran dari Mendes PDTT diperkuat juga Surat Edaran dari Bupati Cianjur," terang Danial. (OL-13)

Baca Juga Baru akan Operasi, Tol Palembang-Kayu Agung Siap Ditutup



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya