Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASIEN dalam pengawasan (PDP) virus korona di beberapa rumah sakit daerah di Jawa Tengah (Jateng) semakin membaik dan sembuh, meskipun masih salam perawatan di ruang isolasi.
Di beberapa rumah sakit rujukan pasien covid-19, diperoleh keterangan PDP yang kini di rawat kondisinya semakin membaik, meskipun hingga kini masih menjalani proses perawatan lanjutan dan masih ditempatkan di ruang isolasi.
Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton, Kabupaten Pekalongan, dua PDP yang masuk ruang isolasi sejak Senin (16/3) kondisinya semakin membaik. Keduanya laki-laki berusia 60 dan 73 tahun berasal dari Pemalang dan Kota Pekalongan tersebut masih menjalani pemeriksaan lanjutan meskipun sudah mendekati kesembuhan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pekalongan Wawan Dwiantoro mengatakan kedua pasien tersebut merupakan rujukan dari RS Al Ikhlas Pemalang dan RSUD Bendan Kota Pekalongan tersebut semakin membaik. ”Kita akan swab tenggorokan dan hasilnya kita kirim ke Balitbangkes Jakarta,” ujarnya.
Pasien tersebut dari Taman, Pemalang, lanjut Wawan Dwiantoro, sebelumnya diketahui setelah pulang dari kegiatan di RSPAD, TMII dan Tanggerang mengalami gejala mirip korona, kemudian setelah diperiksa di RS Al Ikhlas kemudian dirujuk ke RSUD Kraton dan mulai jalani isoladi untuk perawatan.
Selang satu jam kemudian, ungkapnya, RSUD Kraton kembali menerima pasien rujukan dari RSUD Bendan dengan gejala yang hampir sama. Kondisinya sekarang jedua padien itu membaik dan tinggal perawatan lanjutan,” tambahnya.
Sebelumnya tiga pasien dalam pengawasan di Kota Salatiga dinyatakan telah sembuh dari virus korona yakni seorang pria mahasiswa di Wuhan, WNA asal Beland dan seorang perempuan yang kontak dengan kasus korona di Depok, Jawa Barat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraidah mengatakan ketiga PDP tersebut sudah sembuh dari gejala Covid-19, setelah menjalani serangkaian pengobatan dilakukan di rumah sakit yang telah ditunjuk untuk perawatankasus korona..
“Kita ada beberapa rumah sakit rujukan yang telah siap untuk perawatan kasus korona disntaranya Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga,” kata Siti Zuraidah.
Dengan sembuhnya tiga pasien itu, lanjut Siti Zuraidah, di Salatiga kini masih ada empat pasien PDP dan 64 orang dalam pengawasan (OPD yamg masih menjalani pemeriksaan di beberapa rumah sakit. (OL-13)
Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Sepenuhnya Kuasai Tembagapura
Baca Juga: Pemprov DKI Hapus Ziarah Makam Hingga 30 Maret
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved