Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jopy Thungari mengatakan, untuk penanganan pasien COVID-19, petugas kesehatan membutuhkan baju pengamanan.
"Petugas kesehatan di Kepulauan Sangihe sampai saat ini belum memiliki baju khusus untuk melindungi petugas kesehatan bila ada pasien yang terjangkit COVID-19," katanya di Sangihe, Selasa.
Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan daerah kepulauan di perbatasan yang membutuhkan perhatian khusus bila ada pasien COVID-19.
"Kita semua masyarakat di Kabupaten Sangihe semuanya sehat dan tidak terjangkit virus korona sebab sampai saat ini petugas kesehatan belum memiliki baju pelindung. Kalau sampai ada yang terjangkit maka sangat membahayakan petugas medis yang akan menanganinya," kata dia.
Dia berharap pemerintah pusat khususnya Kementerian Kesehatan dapat memperhatikan kebutuhan fasilitas kesehatan termasuk baju pelindung bagi tenaga medis di wilayah kepulauan termasuk Sangihe.
"Kami berharap, kebutuhan para medis di wilayah kepulauan menjadi perhatian, sebab bila ada pasien COVID-19, pasti harus ditangani di Sangihe karena tidak ada transportasi khusus untuk membawa pasien tersebut ke Manado, sebab tidak mungkin menggunakan transportasi umum seperti kapal laut dan pesawat," kata dia. (OL-12)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved