Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Jawa Tengah, hingga kini belum memutuskan menutup kompleks Makam Sunan Kudus maupun Menara Kudus dari kunjungan peziarah untuk antisipasi penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19 yang tengah mewabah di berbagai daerah di Tanah Air.
Berdasarkan pemantauan di kawasan Menara dan Makam Sunan Kudus, kunjungan peziarah memang masih cukup padat yang datang dari berbagai daerah di Tanah Air.
"Hingga kini, kami belum memutuskan untuk menutup Makam Sunan Kudus dari pengunjung karena pengelola makam lain juga belum melakukan hal serupa," kata Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Muhammad Nadjib Hassan di Kudus, Senin (16/3).
Apalagi, lanjut dia, saat ini merupakan puncak kunjungan peziarah dari berbagai daerah di Tanah Air sehingga ketika ditutup secara mendadak dimungkinkan akan ada dampak bagi peziarah yang telanjur mengagendakan kunjungan.
Ia berharap ketika diputuskan untuk ditutup, kebijakan itu mendapatkan dukungan semua pihak agar tidak ada prasangka dari kalangan tertentu.
Langkah-langkah yang akan ditempuh untuk antisipasi penyebaran virus korona, kata dia, nantinya akan disediakan cairan pembersih tangan di setiap titik strategis yang mudah dijangkau peziarah.
Di tempat berwudu juga akan disediakan sabun cuci tangan sehingga peziarah yang kebetulan berwudu ketika hendak berziarah sekaligus melakukan cuci tangan menggunakan sabun. (OL-12)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved