Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA berinisial II asal Desa Demangharjo , Kecamatan Warurejo, Kabupaten Tegal, berinisial II, yang dicurigai terinfeksi Covid-19, atau virus korona, akhirnya diperbolehkan pulang dari RSUD Suradadi. Kepulangan Ii setelah Tim medis yang menanganinya mendiagnosa dia hanya menderita Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).
Ii sebelumnya sempat dirawat di ruang Isolasi RSUD Suradadi, setelah dijemput Tim Satgas Mobile Covid-19 RSUD Suradadi, Rabu siang (11/03). Tim medis juga telah melakukan observasi lanjutan berupa pemeriksaan laboratorium dan paru-paru.
Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Suradadi, Ghofur, menjelaskan dari hasil pemeriksaan ternyata pasien terkena ISPA. Namun, pasien tetap dalam pengawasan selama 14 hari ke depan.
Menurut Ghofur, jika ada gejala lebih lanjut diminta menghubungi Satgas Mobile Covid-19 RSUD Suradadi. "Hasilnya negatif tapi tetap dalam pengawasan selama 14 hari," terang Ghofur.
Kakak II, Kasri menuturkan, adiknya sepulang dari Taiwan mengeluhkan sakit tenggorokan, batuk, pilek dan demam. II sudah memeriksakan diri ke Puskesmas Warurejo. Setelah ke Puskesmas, kondisinya sempat membaik.
"Sebelumnya juga sudah ke Puskesmas tapi badannya masih agak panas. Terus disuruh di observasi di sini (RSUD)," jelas Kasri. (OL-13)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved