Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA orang yang terdiri dari satu warga negara asing asal Filipina dan dua warga negara Indonesia (WNI) telah diisolasi di ruang khusus di RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Ketiganya, masih dalam pemantauan dan belum masuk kategori suspek virus korona.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan ketiga orang telah masuk ruang Isolasi khusus yang selama ini telah disiapkan di RSUD dr Soekardjo.
Ketiganya tiba di Tasikmalaya pada Kamis (27/2) karena melakukan bisnis di kota tersebut.
"Mereka telah masuk ruang isolasi khusus di RSUD dr Soekardjo setelah mengalami batuk, flu dan demam. Salah satunya warga Filipina yang berdomisili di Cirebon. Satu warga Jakarta dan satu berasal dari Kota Tasikmalaya. Namun, mereka juga telah koperatif saat petugas melakukan pemeriksaan di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya," kata Uus, Sabtu (7/3).
Baca juga: Bali Optimistis Segera Bangkit
Uus mengatakan, antisipasi penyebaran virus korona di Kota Tasikmalaya selama ini tetap aman dan upaya yang dilakukan petugas juga bergerak cepat untuk melakukan tindakan
Sebelumnya, ketiga orang itu sempat dirawat di RS TMC hingga dirujuk ke RSUD dr Soekardjo. Akan tetapi, hasil pemeriksaan tim dokter, tiga orang itu masuk dalam kategori Orang dalam Pemantauan (ODP).
"Ketiga orang itu masih masuk orang dalam pemantauan dan rencananya mereka siang ini akan dipulangkan, setelah mereka terdeteksi para petugas menggunakan alat termoscaner inframerah. Kondisi awal, memang mereka itu mengalami demam tinggi, batuk dan flu tapi kondisinya sekarang ini sudah membaik tetapi masih dalam pemantauan," ujarnya.
Menurutnya, Dinas Kesehatan akan berupaya menyerahkan warga Filipina yang berdomisili di Cirebon. Namun, dia dalam pemantauan meskipun mereka juga harus menunggu masa inkubasi selama 14 hari di rumah sakit.
"Kami akan merujuk salah seorang warga Filipina dan Indonesia ke Cirebon dan Jakarta, tetapi untuk seorang lagi akan tetap berada di ruang isolasi khsusus," paparnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved