Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Sarolangun Cek Endra terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum DPD I Partai Golkar Jambi untuk periode 2020-2025.
Dalam Musda Partai Golkar yang berlangsung cepat di Ratu Convention Centre tersebut, sepuluh DPD II Partai Golkar yanga ada di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan memandatkan suara secara bulat kepada Cek Endra.
"Alhamdulillah, ini adalah amanah dan tantangan bagi saya untuk membesarkan Partai Golkar ke depan. Kepercayaam yang diberikan kepada saya melalui Musda yang sekitar dua jam ini, insya Allah akan saya laksanakan dengan baik," kata Cek Endra, Minggu (1/3).
Cek Edra yang digadang-gadang sebagai salah kandidat kuat untuk Pilkada Gubernur Jambi 2020 menambahkan, dia bersama segenap pengurus dan kader akan berjuang menyukseskan Partai Golkar pada Pemilu 20204 mendatang.
"Ke depan kita akan bersama-sama untuk membesarkan Golkar, semuanya akan dirangkul, tidak ada lagi perpecahan dan berjuang keras membesarkan Golkar," tegasnya.
Proses Musda Partai Golkar Provinsi Jambi yang berjalan tertutup Sabtu (29/2) sore, dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Rukmono.
Musda, jelas Rukmono, merupakan ajang konsolidasi secara menyeluruh, termasuk merapatkan barisan menghadapi Pilkada serentak tahun 2020 yang diminati empat kader Partai Golkar terbaik di Jambi.
Keempat kader terbaik Golkar dimaksud antara lain, Cek Endra (Bupati Sarolangun), Al Haris (Bupati Kabupaten Merangin), Syarif Fasha (walikota Jambi) dan Sukandar (Bupati Kabupaten Tebo).
Bahkan tiga dari kader Partai Golkar tersebut, Cek Endra, Al Haris dan Syarif Fasha seperti dirilis sebuah lembaga survai ternama, menempati tingkat keterpilihan tertinggi dari para kandidat lain, termasuk dari petahana gubernur Jambi H. Fachrori Umar.
Khusus terhadap Cek Endra, kepercayaan 10 DPD II Partai Golkar dalam musda pekan Sabtu lalu, memberi nilai tambah buat penguatan mendapatkan dukungan dari DPP Partai Golkar.
"Semuanya tentu tergantung DPP dan hasil suvai yang komprehensif nanti. Semua kader yang berminat ikut adalah yang terbaik," ungkap salah seorang kader Partai Golkar yang ikut musda. (OL-13)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved