Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI produk pertanian di Indonesia masih sangat besar. Karena itu, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor, Sahara, menyatakan produk pertanian bisa menjadi solusi alternatif dalam mengatasi defisit neraca perdagangan Indonesia.
Sektor pertanian, kata Sahara, merupakan aset negara yang harus dijaga bersama. Terlebih Indonesia merupakan negara besar dengan karakteristik agraris yang kaya akan sumber daya alam dan rempah-rempah.
"Dari hasil analisis kami, sektor pertanian memiliki potensi yang sangat besar untuk mengatasi defisit. Bahkan saya optimistis sektor ini memberikan kontribusi lebih kepada negara," ujarnya, kemarin.
Menurut dia, perkebunan dan perikanan ialah dua subsektor yang paling berpotensi dalam meningkatkan kinerja ekspor nonmigas ke depan. Keduanya merupakan produk pertanian yang kini menjadi kebutuhan utama masyarakat dunia.
Suhara mengatakan ada tiga faktor penting yang memengaruhi naiknya kinerja ekspor pertanian. Ketiganya ialah faktor kualitas logistik, faktor hambatan perdagangan tarif, dan faktor hambatan perdagangan nontarif.
"Namun, kita berharap peningkatan eskpor bisa terus meningkat dengan memperhatikan kualitas produksi pertanian. Saya optimistis karena pemerintah memiliki program jangka panjang Gerakan Tiga Kali Ekspor," tukasnya. (DD/N-2)
USDA bawa 41 perusahaan ke Jakarta guna perluas ekspor pertanian AS melalui Perjanjian Perdagangan Timbal Balik, menyasar pasar halal dan kelas menengah Indonesia.
MENTERI Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan pertanian adalah salah satu sektor yang berkontribusi penting terhadap ekonomi Indonesia.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor sektor pertanian Indonesia terus menunjukkan tren positif.
BPS mencatat sektor perdagangan pertanian kedua negara mengalami pertumbuhan positif pada tahun ini, dengan pertumbuhan volume ekspor 8% hingga 11% dibandingkan tahun 2022.
Selain mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas, petani milenial juga mengikuti uji kompetensi dari BNSP dengan skema perdagangan ekspor
PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) resmi melantai di pasar modal Indonesia dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 500.000.000 saham baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved