Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BANJIR setinggi 2 meter menggenangi sebagian wilayah Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (25/2). Akibatnya, 1.023 rumah terendam.
Terparah menimpa Desa Mulyasari di Desa ini ada 3 dusun yang kebanjiran paling parah. Dusun 2 yang meliputi kampung Pintu Lumbung, Kampung Gede Kaler dan Istal. Sedangkan di wilayah Dusun 1 meliputi kampung Kedung gede latar. Wilayah Dusun 3 masing-masing Kampung Baru blok jengkol, Jalitri dan Kampung Baru Blok Bengkok.
''Kami telah menyiapkan empat lokasi pengungsian, salah satunya di bawah jembatan Layang Pamanukan," Kata Camat Pamanukan, Ela Nurlela, Selasa (25/2).
Para pengungsi mengaku, sampai hari belum menerima bantuan apapun dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang. "Bantuan dari pemerintah Subang belum ada. Kami disini merasa kelaparan pak," Kata Siti Romlah, pengungsi dibawah jembatan layang, Selasa (25/2).
Menurut Siti, para pengungsi ini datang sejak Senin (24/2) malam. Malah sekarang, para orang tua mulai mengkhawatirkan kondisi kesehatan anak-anaknya.
"Harusnya kalau pemerintah itu perhatian sama rakyatnya, harusnya cepat tanggap, terutama untuk kebutuhan pengungsi. Jadi jangan dibiarkan seperti ini," ungkapnya.
Banjir yang menggenangi sebagian wilayah di Kecamatan Pamanukan ini, juga akibat luapan Sungai Cipunagara, setelah beberapa hari ini diguyur hujan.(OL-2)
Abdul Muhari pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Rusaknya ekosistem hulu DAS Citarum secara signifikan meningkatkan bencana banjir di daerah-daerah di sekitar wilayah Bandung, terutama di Bandung Selatan.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Menko PMK Pratikno menyampaikan pemerintah serius dalam melakukan penanganan banjir Jabodetabek secara terpadu lintas Kementerian dan Lembaga.
Sebagai respons terhadap bencana tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi para korban bencana banjir.
Cuaca ekstrim yang menyebabkan hujan deras hingga banjir tersebut mengakibatkan 768 gardu distribusi terdampak, sehingga terpaksa dipadamkan sementara demi keselamatan warga.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved