Senin 06 Januari 2020, 11:36 WIB

Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir di Lebak Gunakan Helikopter

Antara | Nusantara
Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir di Lebak Gunakan Helikopter

Antara
Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak Banten

 

KEPALA Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan bahwa helikopter dikerahkan untuk menyalurkan bantuan ke daerah yang terisolir akibat banjir dan tanah longsor di Kecamatan Lebak Gedong.

"Kemarin Bupati Iti Octavia Jayabaya mendistribusikan bantuan logistik ke pemukiman yang terisolir, yakni Kampung Cigobang dan Gunung Julang, menggunakan jalur udara," kata Kaprawi saat dihubungi dari Lebak, Senin (3/1).

Banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Lebak pada Rabu (1/1) membuat beberapa daerah permukiman warga di Kecamatan Lebak Gedong sulit dijangkau menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, termasuk permukiman warga di Desa Banjarsari dan Desa Ciladaeun.

BPBD Lebak mendistribusikan bantuan seperti beras, makanan siap saji, susu, air dalam kemasan, tikar, pakaian, dan selimut kepada korban bencana di daerah yang terisolir melalui jalur udara menggunakan helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kita berterima kasih kepada Bapak Doni Monardo sebagai Kepala BNPB yang menyiagakan satu helikopter untuk pendistribusian logistik ke lokasi terisolir," kata Kaprawi, menambahkan, saat ini warga di daerah yang terisolir akibat banjir sudah menerima bantuan.

Ia juga mengimbau warga mewaspadai kemungkinan banjir datang lagi mengingat hingga 10 hari ke depan hujan ringan hingga lebat masih berpotensi turun di sebagian wilayah Lebak.

Menurut data BPBD Lebak, banjir yang melanda sebagian wilayah Lebak akibat luapan air Sungai Ciberang yang berhulu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak menyebabkan 10 warga Kecamatan Lebak Gedong meninggal dunia serta mengakibatkan 1.060 rumah rusak berat, 28 jembatan putus, dan empat sekolah rusak. Bencana itu juga memaksa setidaknya 17.200 warga mengungsi.

"Kami hingga kini masih melakukan pendataan kerusakan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi Rabu (1/1) lalu," kata Kaprawi. (OL-11)

 

Baca Juga

Dok Kasi Kurikulum Disdikbud Kota Banjar

Lima Kecamatan Kabupaten Kapuas Izinkan Sekolah Tatap Muka

👤Surya Sriyanti 🕔Kamis 04 Maret 2021, 07:54 WIB
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat memperbolehkan sekolah di lima kecamatan dari 17 kecamatan yang ada diwilayahnya untuk melaksanakan...
MI/Palce Amalo

800 Produk Tenun Ikat NTT Dipasarkan Secara Online

👤Palce Amalo 🕔Kamis 04 Maret 2021, 07:46 WIB
Sedikitnya 800 produk tenun ikat, hasil karya penenun dari seluruh  kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) dipasarkan...
MI/Djoko Sardjono

Kapolres Klaten Minta Dukungan Dai Kamtibmas Penanganan Covid-19

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 04 Maret 2021, 06:52 WIB
Kapolres Klaten AKB Edy Suranta Sitepu meminta dukungan para dai Kamtibmas Polres Klaten untuk mengingatkan jamaah dan masyarakat agar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya