Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menangani permasalahan banjir di sejumlah daerah di wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel), telah dianggarkan Rp80 miliar. Anggaran itu merupakan gabungan APBD dan APBN. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Babel, Ferri Insani mengatakan tahun 2020 ada berbagai perencanaan pembangunan infrastruktur untuk mengintervensi masalah banjir di Muntok Bangka Barat dan Pangkalpinang.
"Untuk masalah banjir ini ada intervensi dari anggaran pusat dan daerah totalnya mencapai Rp80 miliar. Pelaksanaannya nanti sesuai perencanaan di tahun 2020," kata Ferri, Rabu (26/12/2019).
Rinciannya anggaran dari pusat Rp14 miliar, dan sisanya dari BPBD, BNPB dan APBD.
"Kalau dana yang dari APBN langsung masuk ke masing-masing satker," tambahnya.
Rencananya anggaran Rp80 miliar tersebut untuk membangun dan penataan kulong culong Kampung Ulu Muntok Bangka Barat (Babar) dan embung di Pangkalpinang.
baca juga: Gubernur Sumsel Perintahkan Segera Uji Petik Semua Bus
Diakuinya untuk penanganan banjir di Muntok dan Pangkalpinang membutuhkan biaya yang besar.
"Dengan anggaran sebesar itu memang tidak membebaskan wilayah itu dari banjir. Namun setidaknya bisa mengurangi durasi genangan," terang Ferri.(OL-3)
Hujan deras yang terjadi sepekan terakhir menyebabkan kejadian bencana di sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Banjir terpantau terjadi di Jalan Saptamarga, BKR Dadaha, SL Tobing, Unsil, Cikalang, dan M Hatta
Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Rabu (1/4) pagi membuat ruas jalan di daerah itu tergenang air sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved