Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA siswa asal Kecamatan Tegaldlimo yang hilang diterjang gelombang laut di Pantai Tranggulasri, kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) Banyuwangi, Jawa Timur hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan hari ini melanjutkan pencarian. Kasat Satpolair Porlesta Banyuwangi, AKP Subandi, mengatakan pihaknya bersama Tim SAR gabungan akan terus mencari kedua korban yang belum ditemukan itu.
"Kami akan terus berupaya mencari hingga kedua korban bisa ditemukan," ujar Subandi kepada Media Indonesia, Selasa (10/12/2019).
Pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan terdiri dari BPBD, petugas TNAP, Satpolair Polresta Banyuwangi, TNI dan nelayan setempat sejak pukul 08.00 WIB
Menurut Subandi, kedua siswa yang belum ditemukan itu diduga lokasinya tidak jauh dari korban pertama yang sudah ditemukan, bernama Redi.
"Bisa jadi lokasi jasad, Sulton dan Reza berdekatan dengan Redi yang ditemukan Tim SAR," ujarnya.
Sebelumnya, jasad korban terseret arus yaitu, Redi ditemukan pada Senin, (09/12), sekitar pukul 09.20 Wib dengan jarak sekitar setengah mil dari tempat kejadian.
Saat ditemukan, tubuh Redi masih utuh. Petugas bisa langsung menemukan korban karena kepalanya naik di permukaan air.
"Kalau kondisi jasad Redi, tubuhnya tidak melembung, semua masih utuh," ujarnya
baca juga: Jadi Destinasi Super Premium, Labuan Bajo Diintai Konflik Agraria
Ia berharap pada hari kedua pencarian bisa menemukan dua korban lainnya. Peristiwa hilangnya Redi, Sulton dan Reza dan satu temannya asyik mencari kerang di Pantai Tranggulasri, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Minggu (8/12/2019). Namun tiba-tiba arus ombak menyapu kawasan pantai, mereka terseret arus. Satu orang berhasil diselamatkan oleh nelayan, dan tiga lainnya hilang. Tim SAR berhasil menemukan satu korban bernama Redi pada Senin (9/12/2019). (OL-3)
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Proses evakuasi berlangsung cepat serta terkoordinasi dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved