Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH hujan deras tiga hari lalu, sebanyak 13 desa di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh Setelah hujan deras sejak tiga hari lalu, sebanyak 13 Desa Di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, terendam banjir akibat luapan Sungai Krueng Meureubo.
Ratusan rumah warga di sepanjang aliran sungai tersebut terendam. Ketinggian air di kawasan permukiman warga mencapai 50 cm hingga satu meter. Lebih parah lagi sebagian jalan antardesa di kawasan itu juga ikut terendam. Tepatnya di empat kecamatan yakni Desa Alue Tampak, Pasi Jambu, Padang Mancang, dan Keude Aron wilayah Kecamatan Kaway XVI. Lalu Desa Marek, Blang Beurandang, Leuhan dan Desa Gapa 1 di Kecamatan Johan Pahlawan. Kemudian Desa Pasi Masjid, Pasi Pinang dan Desa Pasi Aceh, Kecamatan Meureubo, dan Desa Seumantok dan Desa Keutambang Kecamatan Pantee Ceureumen.
"Setiap musim penghujan lokasi ini jadi langganan banjir. Dalam setahun kadang bisa mencapai sepuluh kali atau lebih. Rumah warga di sini terendam banjir kiriman dari luapan Sungai Krueng Meureubo" kata Junaidi, tokoh masyarakat Aceh Barat, kepada Media Indonesia, Rabu (4/12/2019).
Untuk menghindari kemungkinan buruk, warga dibantu petugas dari Badan Penanggulangsn Bencana Kabupaten Aceh Barat dan relawan melakukan evakuasi warga ke tempat penampungan sementara yang lokasinya lebih tinggi. Misalnya balai desa, gedung sekolah, fasilitas umum lain dan membangun tenda dipinggiran badan jalan. Mereka yang dievakuasi adalah orang lanjut usia, orang sakit dan anak-anak di bawah umur.
baca juga: Ganjar Instruksikan Pemerintahan di Solo Raya Bebas Daging Anjing
Kondisi terakhir hingga hari Selasa (3/12/2019) genangan air bah mulai surut. Sebagian warga sudah pulang untuk membersihkan rumah mereka dari sendimen lumpur.
"Kerinduan kami hidup bebas dari banjir seperti mimpi belaka. Keresahan ini tidak akan berakhir tanpa kesadaran dari pbalak hutan di hulu sungai. Juga perlu penangan serius oleh perintah," tutur warga lainnya. (OL-3)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved