Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JENAZAH Hakim PN (Pengadilan Negeri) Medan, Provinsi Sumatra Utara, Jamaluddin, 55, disalatkan sebanyak tiga kali sebelum dimakamkan. Pria yang diduga sebagai korban pembunuhan ini disalatkan oleh rekan-rekan PN Medan, kemudian sebanyak dua kali disalatkan di kampung halamannya Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
Setelah perjalanan darat dari Medan, jenazah ayah dari tiga anak ini tiba di Desa Suak Bilie, Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (30/11). Tidak lama disemayamkan di rumah duka, jenazah langsung dibawa ke masjid desa untuk disalatkan oleh pemuka agama, tokoh masyarakat dan warga sekitar. Teman seprofesi dari PN Suka Makmue, Nagan Raya, pun ikut menyalatkan.
Warga yang hadir tampak sedih melepaskan kepergian almarhum. Sebagian besar yang hadir merupakan teman sekampung Jamaluddin. Mereka bahkan meminta menyalatkan kembali teman masa kecilnya tersebut.
Baca juga: Jenazah Hakim Jamaluddin Langsung Dibawa ke Aceh
Kemudian jenazah dibawa pulang ke tempat asal kelahirannya Desa Ligan, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya. Puluhan teman sepermainan dan warga pun telah menunggu kehadiran jenazah sang penegak hukum tersebut.
"Kami sangat haru saat mendapat kabar kepergian Jamaluddin. Mudah-mudahan amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah dan segala mendapat ampunan segala dosanya," kata warga Kecamatan Senagan, Abdullah.
Setelah itu, jenazah dimakamkan. Jamaluddin dikebumikan persis di samping makam ibunya. Pun berdekatan dengan kuburan bapak serta kakak laki-laki almahum yang telah lebih dulu menghadap sang khalik.
"Semoga kasus ini segera di usut tuntas oleh pihak kepolisian," kata Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno.(OL-5)
Insiden maut terjadi di Desa Ungasan, Badung, Bali. Tembok proyek ambruk menimbun pekerja, mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Dari hasil pencarian terbaru, 20 jenazah ditemukan di Aceh Tamiang, enam di Aceh Utara, sembilan di Aceh Timur, dan empat di Pidie Jaya.
Apabila ada jenazah yang belum teridentifikasi sementara tempat penyimpanan terbatas, polisi akan melakukan pemakaman dengan penandaan khusus.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Kompolnas sebagai lembaga pengawas kepolisian memantau langsung perkembangan pencarian dua remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh KontraS
Penyerahan jenazah merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved