Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intesitas tinggi yang turun Ahad (24/11), menyebabkan ratusan rumah sejumlah fasilitas sosial seperti masjid terendam dan akses jalan terputus akibat banjir tersebut. Akibatnya, sebanyak 849 keluarga atau 3.116 jiwa memerlukan bantuan dan evakuasi ke tempat aman.
Banjir yang melanda Kabupaten Rokan Hulu, meliputi Kecamatan Rambah, Desa Rambah Tengah Hulu (Pawan), Kecamatan Rambah, Desa Tanjung Belit (Tanjung Pauh), Kecamatan Rambah, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kelurahan Pasirpangaraian, Kecamatan Rokan IV Koto, Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Desa Cipang Kanan (Kubang Buaya), Kecamatan Rokan IV Koto, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kelurahan Rokan.
Kepala Basarnas Pekanbaru Amiruddin, menjelaskan telah mengirimkan tim bertujuan melakukan pemberian bantuan dan evakuasi bagi warga kabupaten itu yang terkena dampak banjir.
''Kami juga akan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Rohul (Rokan Hulu) dan instansi terkait lainnya,'' katanya.
Amiruddin juga memaparkan Basarnas memiliki kewajiban mengevakuasi dan membantu warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman karena tidak semua warga bersedia dievakuasi dengan alasan menjaga rumah apabila ditinggal akan kemalingan dan alasan keamanan lainnya.
''Kalau mereka tidak mau dievakuasi dengan alasan demikian itu hak mereka. Namun, kita akan fokus melakukan bantuan ke warga untuk evakuasi, karena salah satu tugas pokok kita adalah membantu menyelamatkan manusia atau jiwa,'' kata dia. (OL-11)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik jalan dan pemukiman penduduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved