Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pengusaha bus Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) terpaksa kandangkan kendaraan, terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) wilayah Priangan Timur hampir sepekan terakhir.
Manajer Personalia Gapuraning Rahayu, Ekky Brata Kusuma mengatakan, pembatasan solar subsidi yang dilakukan Pertamina di wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, Garut, Kota Tasikmalaya dan Banjar, sangat membebani masyarakat hingga para pengusaha bus terpaksa harus memarkirkan sebagian kendaraan ke dalam gerasi seiring sering kehabisan solar di tengah perjalanan.
"Kami sebagai pengusaha otobus (PO) Ciamis tentu mengeluhkan kejadian tersebut, apalagi selama ini sudah adanya pembatasan jatah subsidi di setiap SPBU. Daripada mengalami kerugian dan gulung tikar, pengusaha memilih menghentikan operasi sebagian armada dan kendaraan lain terpaksa harus dikandangkan," katanya.
Ekky mengungkapkan, selama beberapa hari ini sangat sulit mencari solar subsidi di setiap SPBU sampai bus melakukan penyisiran dan mencari ke jalan nasional mulai Pamalayan, Cihaurbeuti, Ciamis, Tasikmalaya menuju arah Bandung. Namun, pembelian hanya dijatah 50-100 liter dari pengisian semula rata-rata 200 liter untuk ukuran bus.
"Kami sebagai pengusaha bus AKDP sangat keberatan, jika harus menggunakan solar non subsidi dan tarif harus adanya penyesuaian. Sedangkan, kondisi penumpang sendiri tentu semakin sepi tapi kendaraan yang beroperasi hanya sebagian jalan daripada harus gulung tikar lebih baik bus lainnya dikandangkan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Organda Garut, Yudi Nurcahyadi mengatakan, anggotanya banyak yang mengeluhkan karena sulit mendapatkan Bahan Bakar Minyak solar subsidi hingga dari mereka harus mencari ke wilayah Kabupaten Bandung.
"Saya sudah koordinasi dengan Organda se Jabar mempertanyakan kelangkaan solar di Priangan Timur dan untuk daerah lain ternyata masih tersedia. Namun, permasalahan yang terjadi harus segera diatasi supaya tidak ada masyarakat yang dirugikan,'' tegasnya sembari menyebutkan, dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama Hiswana Migas di Kota Tasikmalaya terkait persoalan batasan kuota dari 16 ribu kilo liter menjadi 8 ribu kilo liter. (OL-11)
WAKIL Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar mengatakan, Indonesia tetap memerlukan impor kilang dan BBM pada 2018, karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan kilang.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved