Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memberikan bantuan 40 perahu berikut mesin dan alat tangkap dengan total nilai Rp450 juta kepada nelayan di aliran Sungai Bengawan Solo.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (29/10), puluhan nelayan yang biasa mencari ikan di perairan Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Blora tampak gembira. Dengan raut wajah yang dihiasi senyum, mereka terus mencoba perahu bercat biru berikut mesin dan alat tangkap ikan yang baru saja diterima dari Pemkab Blora.
Puluhan nelayan yang berasal dari Desa Nglanjuk, Desa Jipang (Kecamatan Cepu), Desa Ketuwan, Desa Panolan (Kecamatan Kedungtuban), Kabupaten Blora ini sudah puluhan tahun dikenal sebagai pencari ikan tradisional di perairan Sungai Bengawan Solo, selama ini mereka menggunakan alat tangkap sederhana untuk memenuhi hudup.
"Dengan perahu baru ini semoga para nelayan dapat semakin hidup sejahtera, karena potensi ikan di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo ini cukup besar namun selama ini belum dimaksimalkan," kata Wakil Bupati Blora Arief Rohman didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Gundala Wijasen.
Baca juga: PKPU Salurkan Bantuan Perahu ke Nelayan Pandeglang
Sungai Bengawan Solo, lanjut Arief, terkenal dengan ikan jendhilnya yang bisa menjadi kuliner khas menarik bagi pecinta kuliner, apalagi dalam waktu dekat Bandara Ngloram segera dibuka. Sehingga mendatangkan banyak wisatawan dan dapat saling menunjang serta meningkatkan ekonomi tidak hanya nelayan tetapi juga warga lain.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Blora Gundala Wijasena mengatakan bantuan perahu, mesin dan alat tangkap sebanyak 40 paket ini diberikan kepada kelompok usaha bersama (KUB) empat desa dengan masing-masing desa mendapat 10 paket dan setiap desa tersapat 20 orang nelayan sehingga satu perahu digunakan dua nelayan secara bergantian.
Bantuan paket alat tangkap itu, ujar Gundala, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Blora tahun 2019 senilai Rp450 juta diharapkan akan dapat lebih memacu para nelayan untuk produktif, sehingga secara bertahap akan meningkatkan ekonomi mereka.
"Banyak potensi ikan di Bengawan Solo ini seperti ikan Jandhil, bader, wader, udang, kutuk atau ikan gabus," pungkasnya.(OL-5)
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved